Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 64359-81-5

4,5-Dichloro-2-n-octyl-4-isothiazolin-3-one TCI D4157

4,5-Dichloro-2-n-octyl-4-isothiazolin-3-one TCI D4157

Identitas Kimia

No. CAS
64359-81-5
PubChem
CID 91688·SID 160871194
Rumus molekul
C11H17Cl2NOS
Berat molekul
282.22 g/mol
Kemurnian
>95.0%(qNMR)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4,5-dichloro-2-octyl-1,2-thiazol-3-one
SMILES
CCCCCCCCN1C(=O)C(=C(S1)Cl)Cl
InChIKey
PORQOHRXAJJKGK-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL04034673
Harga reguler Rp 2.625.000,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.625.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4157 4,5-Dichloro-2-n-octyl-4-isothiazolin-3-one adalah senyawa heterosiklik golongan isotiazolinon yang membawa dua atom klor pada cincin serta rantai n-oktil pada atom nitrogen. Senyawa ini dikenal luas sebagai bahan aktif antimikroba dan antifouling, sehingga di laboratorium kerap dipakai sebagai bahan uji, standar kerja, maupun komponen formulasi pada penelitian pengawetan bahan. Perannya penting bagi kegiatan riset yang mengevaluasi ketahanan material terhadap jamur, bakteri, dan organisme penempel, serta bagi pengembangan metode analisis residu biosida.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah aktivitas biologis berspektrum luas yang muncul dari cincin isotiazolinon reaktif, dipadukan dengan rantai oktil yang memberi sifat lipofilik tinggi sehingga senyawa mudah menyatu dalam matriks organik seperti cat, pelapis, dan polimer. Kedua atom klor pada cincin turut memperkuat reaktivitasnya terhadap gugus tiol pada sistem biologis, yang menjadi dasar mekanisme kerjanya. Sifat kurang larut dalam air namun larut dalam pelarut organik menjadikan senyawa ini relatif bertahan di dalam lapisan pelindung, sebuah karakter yang justru dicari pada penelitian daya tahan formulasi jangka panjang.

Di Indonesia, bahan ini relevan untuk laboratorium riset dan pengendalian mutu di bidang cat dan pelapis, industri kayu dan tekstil, penelitian material kelautan, serta laboratorium analisis lingkungan yang menguji residu biosida. Kemasan 25 g mendukung pekerjaan berulang seperti penyiapan larutan induk, pengujian aktivitas antimikroba, dan validasi metode analitis. Karena sifatnya sebagai bahan aktif biosida, pemakaiannya perlu dibatasi pada personel terlatih dengan prosedur keselamatan yang ketat.

  • Pengujian aktivitas antimikroba dan antijamur, karena senyawa ini merupakan bahan aktif berspektrum luas yang lazim menjadi pembanding pada uji daya hambat.
  • Penelitian formulasi cat dan pelapis pelindung, sebab sifat lipofiliknya memungkinkan senyawa terdistribusi merata dan bertahan di dalam matriks resin organik.
  • Kajian material antifouling untuk lingkungan kelautan, karena senyawa golongan ini banyak diteliti sebagai pengganti bahan antifouling generasi lama yang lebih persisten.
  • Standar kerja pada analisis residu biosida, sebab identitas kimianya yang pasti dibutuhkan untuk kalibrasi metode kromatografi dan verifikasi batas deteksi.
  • Studi pengawetan kayu dan produk tekstil, karena senyawa ini diteliti kemampuannya menahan pertumbuhan mikroorganisme perusak pada bahan berbasis serat alami.

Merek TCI
Nomor CAS 64359-81-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik senyawa isotiazolinon terhalogenasi, bersifat bahan aktif biosida
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik

Bahan ini merupakan biosida aktif sehingga penanganannya harus ekstra hati-hati dan dibatasi pada personel yang terlatih. Simpan pada wadah aslinya yang tertutup rapat di lemari bahan kimia sejuk, kering, dan gelap, terpisah dari bahan makanan, basa kuat, serta oksidator. Seluruh penimbangan dan pengenceran wajib dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan tahan bahan kimia, pelindung mata atau pelindung wajah, jas laboratorium tertutup, serta hindari kontak langsung dengan kulit karena senyawa golongan ini bersifat iritan dan sensitisasi. Kumpulkan limbah pada wadah khusus, jangan dibuang ke saluran air, dan ikuti Lembar Data Keselamatan resmi produsen.

—