TCI D4331 Detomidine Hydrochloride adalah bentuk garam hidroklorida dari detomidin, senyawa berkerangka imidazol yang dikenal sebagai agonis reseptor adrenergik alfa-2. Produk ini dipasok TCI sebagai reagen penelitian farmasi untuk keperluan eksperimental di laboratorium, bukan untuk penggunaan terapeutik pada manusia maupun hewan. Dalam konteks riset, senyawa ini berperan sebagai ligan pembanding pada kajian farmakologi reseptor, sebagai standar analitik pada pengembangan metode deteksi, serta sebagai bahan uji dalam penelitian farmakokinetika dan toksikologi eksperimental.
Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah selektivitasnya yang tinggi terhadap subtipe reseptor alfa-2 serta bentuk garamnya yang praktis. Sebagai hidroklorida, senyawa ini jauh lebih larut dalam air dan medium berair dibandingkan basa bebasnya, sehingga penyiapan larutan induk untuk uji pengikatan reseptor, kultur sel, maupun analisis kromatografi berlangsung lebih mudah dan reprodusibel. Bentuk garam juga umumnya lebih stabil selama penyimpanan dan lebih mudah ditimbang secara akurat dalam jumlah kecil. Cincin imidazol dan gugus aromatik termetilasi memberi ciri spektroskopi yang khas, sehingga identifikasi dan verifikasi kemurnian dapat dilakukan dengan andal.
Di Indonesia, reagen ini dipakai laboratorium farmakologi dan farmasi di perguruan tinggi, laboratorium pengujian residu, serta lembaga penelitian veteriner yang mengembangkan metode analisis. Salah satu pemanfaatan yang lazim adalah penyediaan standar pembanding untuk analisis LC-MS/MS pada kajian residu dan validasi metode. Kemasan 200 mg sangat sesuai untuk keperluan tersebut, karena pekerjaan berbasis standar analitik dan uji pengikatan reseptor umumnya hanya membutuhkan bahan dalam jumlah miligram per rangkaian percobaan.
Brosur TCI (PDF)
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 44
- Standar pembanding analitik: dipakai menyusun kurva kalibrasi dan validasi metode LC-MS/MS maupun KCKT pada laboratorium pengujian dan riset residu.
- Kajian farmakologi reseptor: berfungsi sebagai ligan agonis alfa-2 pembanding pada uji pengikatan reseptor dan penetapan afinitas secara in vitro.
- Riset farmakokinetika eksperimental: menjadi senyawa acuan dalam studi metabolisme, identifikasi metabolit, dan pengembangan protokol analisis di laboratorium.
- Pengembangan metode ekstraksi: digunakan untuk menguji efisiensi prosedur preparasi sampel seperti ekstraksi fase padat sebelum analisis instrumental dijalankan.
- Studi kimia medisinal imidazol: kerangka imidazol tersubstitusi dipelajari sebagai model hubungan struktur–aktivitas pada keluarga agonis adrenergik alfa-2.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4331 |
|---|---|
| Nomor CAS | 90038-01-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use) |
| Ukuran kemasan | 200 mg |
| Bentuk fisik | padatan garam hidroklorida; konfirmasikan penampilan pada label dan sertifikat analisis |
| Penyimpanan | tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label produsen; khusus untuk penggunaan penelitian |
Produk ini ditujukan semata-mata untuk penggunaan penelitian dan pengujian laboratorium, bukan untuk pemakaian diagnostik maupun terapeutik. Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, sebaiknya di dalam desikator karena garam hidroklorida cenderung higroskopis. Karena senyawa ini aktif secara farmakologis, tangani dengan kehati-hatian tinggi: gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, masker, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan di lemari asam atau timbangan berpelindung agar debu tidak terhirup. Batasi akses pada personel terlatih, catat setiap pengambilan bahan, dan buang sisa serta wadah bekas melalui jalur limbah B3 sesuai peraturan yang berlaku.
- Virgin dkk. (2010). Comparison of Intraoperative Behavioral and Hormonal Responses to Noxious Stimuli between Mares Sedated with Caudal Epidural Detomidine Hydrochloride or a Continuous Intravenous Infusion of Detomidine Hydrochloride for Standing Laparoscopic Ovariectomy. Veterinary Surgery doi:10.1111/j.1532-950x.2010.00702.x
- López-Sanromán dkk. (2013). Accelerometric comparison of the locomotor pattern of horses sedated with xylazine hydrochloride, detomidine hydrochloride, or romifidine hydrochloride. American Journal of Veterinary Research doi:10.2460/ajvr.74.6.828
- Veldre dkk. (2011). Dehydration of detomidine hydrochloride monohydrate. European Journal of Pharmaceutical Sciences doi:10.1016/j.ejps.2011.08.004
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
