Medetomidine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang melibatkan pengujian efek obat pada sistem saraf dan respons fisiologis hewan. Sebagai reagen farmakologis, Medetomidine Hydrochloride berperan sebagai agonis alfa-2 adrenoreseptor, yang memengaruhi respons vasokonstriksi dan sedasi pada hewan percobaan. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menguji mekanisme kerja obat, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan anestesi dan pengendalian nyeri.
Medetomidine Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat disimpan dalam kondisi tertentu tanpa mengalami degradasi signifikan. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etanol dan dimetilsulfoxida, sehingga memudahkan proses penggunaan dan formulasi. Karena sifatnya yang tidak beracun dalam dosis tertentu, Medetomidine Hydrochloride sering dipilih sebagai bahan uji dalam penelitian yang memerlukan keamanan tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Medetomidine Hydrochloride digunakan secara luas dalam penelitian ilmu kehidupan, terutama dalam bidang farmakologi dan biomedis. Bahan ini menjadi bagian penting dalam eksperimen yang melibatkan hewan percobaan, seperti tikus atau kelinci, untuk menguji efek farmakologis dan mekanisme kerja obat. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen secara efisien dan sesuai standar ilmiah.
- Penelitian efek farmakologis pada sistem saraf hewan
- Uji klinis awal untuk pengembangan obat sedasi dan anestesi
- Analisis mekanisme kerja obat pada respons fisiologis
- Studi tentang pengaruh obat pada aktivitas neurologis
- Pengujian kualitas dan kestabilan senyawa farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 86347-15-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use) |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Medetomidine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan tinggi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil adalah pilihan yang paling umum. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi harus dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, bahan ini harus dikelola dengan hati-hati, dan penggunaan harus dilakukan di bawah pengawasan yang ketat.
- Murahata dkk. (2012). Comparison of the diuretic effects of medetomidine hydrochloride and xylazine hydrochloride in healthy cats. American Journal of Veterinary Research doi:10.2460/ajvr.73.12.1871
- Rioja dkk. (2008). Sedative and cardiopulmonary effects of medetomidine hydrochloride and xylazine hydrochloride and their reversal with atipamezole hydrochloride in calves. American Journal of Veterinary Research doi:10.2460/ajvr.69.3.319
- Ryeng dkk. (2001). Determination of optimal immobilizing doses of a medetomidine hydrochloride and ketamine hydrochloride combination in captive reindeer. American Journal of Veterinary Research doi:10.2460/ajvr.2001.62.119
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
