Dibenzofuran-4-boronic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa boron. Senyawa ini sering digunakan sebagai reaktan dalam reaksi coupling seperti Suzuki-Miyaura, yang merupakan metode penting dalam sintesis molekul kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu dalam pembuatan senyawa dengan struktur spesifik yang diperlukan untuk penelitian farmakologi, material, dan kimia organik.
Dibenzofuran-4-boronic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun dapat bereaksi dengan berbagai reaktan seperti logam transisi dan senyawa elektrofilik. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam reaksi yang memerlukan penggunaan senyawa boron. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia kompleks menjadikannya bahan yang sangat berharga dalam laboratorium kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Dengan keberagaman aplikasi dan kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini menjadi bagian penting dari persediaan bahan kimia di berbagai laboratorium yang fokus pada sintesis senyawa kompleks.
- Reaksi Suzuki-Miyaura untuk sintesis senyawa heterosiklik
- Pembuatan senyawa boron dalam sintesis molekul kompleks
- Penelitian tentang senyawa dengan aktivitas biologis tinggi
- Pengembangan material baru dengan struktur molekuler spesifik
- Sintesis senyawa organik yang memerlukan reaktan boronik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 100124-06-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Organometallic Reagents > Organoboron [Organometallic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan sejuk sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan penggunaan masker dan sarung tangan untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Karena sifat kimianya, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati dan hanya oleh personel yang terlatih.
—
