TCI D4869 Dibenzo[b,d]furan-2-ylboronic Acid adalah reagen organoboron yang membawa gugus asam boronat pada posisi 2 dari kerangka dibenzofuran. Bahan ini berperan sebagai mitra nukleofilik pada reaksi kopling silang berkatalis paladium, khususnya Suzuki–Miyaura, sehingga memungkinkan peneliti menempelkan unit dibenzofuran secara terarah ke inti aromatik atau heteroaromatik lain. Di laboratorium sintesis organik dan riset material, reagen semacam ini menjadi penghubung antara molekul kecil sederhana dan arsitektur konjugasi yang lebih besar, tanpa peneliti harus membangun cincin dibenzofuran dari awal melalui rangkaian tahap yang panjang dan boros bahan.
Karakteristik yang membuat reagen ini dipilih adalah kombinasi kerangka dibenzofuran yang kaku, planar, dan kaya elektron dengan reaktivitas gugus boronat yang mudah dikendalikan. Sesuai penamaan produk, bahan ini mengandung anhidrida (boroksin) dalam jumlah bervariasi, yaitu bentuk kondensasi yang lazim ditemui pada asam arilboronat. Kondisi tersebut umumnya tidak menghalangi jalannya kopling karena boroksin terhidrolisis kembali menjadi asam boronat pada media reaksi berair-basa, namun peneliti perlu memperhitungkannya saat menghitung ekuivalen. Sifat inilah yang menuntut penimbangan yang cermat dan pengacuan pada Certificate of Analysis tiap lot.
Di laboratorium Indonesia, reagen ini banyak dicari oleh kelompok riset kimia organik sintesis, material optoelektronik, serta laboratorium pascasarjana yang menekuni molekul pemancar cahaya dan bahan host untuk OLED. Kemasan 5 gram dan 25 gram memberi keleluasaan: ukuran kecil untuk optimasi kondisi reaksi skala milimol, dan ukuran besar untuk sintesis berulang atau produksi intermediat bagi beberapa peneliti dalam satu grup. Ketersediaan dua varian membantu laboratorium menjaga kesegaran bahan.
- Kopling Suzuki–Miyaura: berperan sebagai donor gugus dibenzofuranil terhadap aril halida, memberikan ikatan karbon–karbon yang bersih dengan katalis paladium dan basa anorganik sederhana.
- Sintesis material OLED: dipakai membangun unit host dan pemancar berbasis dibenzofuran yang dikenal memiliki kestabilan termal serta rentang konjugasi menguntungkan bagi lapisan aktif.
- Pembuatan ligan dan skafold aromatik: kerangka dibenzofuran yang kaku dijadikan tulang punggung molekul target sebelum difungsionalisasi lebih lanjut pada tahap sintesis berikutnya.
- Riset polimer terkonjugasi: dimanfaatkan sebagai unit terminal atau komonomer pada polimerisasi kopling untuk mengatur panjang konjugasi dan sifat serapan bahan.
- Kimia medisinal eksploratif: digunakan menyisipkan motif dibenzofuran pada seri senyawa uji guna menelaah hubungan struktur–aktivitas pada tahap penapisan awal.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 402936-15-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Organometallic Reagents > Organoboron [Organometallic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang; mengandung anhidrida (boroksin) dalam jumlah bervariasi |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, dan wadah tertutup rapat |
Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas maupun kelembapan tinggi. Asam arilboronat mudah mengalami kondensasi menjadi boroksin bila terpapar udara lembap, sehingga penutupan ulang segera setelah penimbangan sangat dianjurkan; penggunaan wadah kaca amber atau desikator membantu menjaga mutu. Kenakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata; lakukan penimbangan serta pemindahan serbuk di dalam lemari asam untuk menghindari terhirupnya debu. Hindari kontak dengan kulit dan mata, dan kelola limbah sesuai prosedur laboratorium.
—
![Dibenzo[b,d]furan-2-ylboronic Acid (contains varying amounts of Anhydride) (CAS 402936-15-6) - TCI D4869 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510D4869.jpg?v=1768197290&width=1445)