TCI D4626 adalah Doxepin Hydrochloride (campuran isomer), yaitu bentuk garam hidroklorida dari doxepin, senyawa dibenzoksepina yang secara farmakologi dikenal sebagai antidepresan trisiklik dan antagonis reseptor histamin H1. Produk ini ditawarkan sebagai pereaksi untuk riset farmasi dan penggunaan eksperimental di laboratorium, bukan untuk konsumsi manusia atau hewan. Dalam praktik laboratorium, bahan ini berperan sebagai senyawa acuan pada pengembangan metode analisis, sebagai ligan pembanding pada uji ikatan reseptor, serta sebagai bahan uji pada penelitian farmakologi dasar dan kajian formulasi tingkat riset.
Sifat yang membuat bentuk hidroklorida ini banyak dipilih adalah kelarutannya yang jauh lebih baik dalam air dan pelarut polar dibandingkan basa bebasnya, sehingga penyiapan larutan induk untuk kromatografi maupun uji biologis menjadi lebih mudah dan terulang. Bentuk garam kristalin juga umumnya lebih mudah ditimbang dan lebih stabil dalam penyimpanan. Perlu dicatat bahwa produk ini merupakan campuran isomer geometris, ciri khas doxepin, sehingga peneliti perlu memperhitungkannya saat menafsirkan data kromatografi maupun spektroskopi, karena setiap isomer dapat memberi puncak dan pergeseran sinyal yang berbeda.
Di Indonesia, pereaksi seperti ini umum dipakai oleh laboratorium farmasi dan farmakologi perguruan tinggi, laboratorium pengujian analitik, serta unit riset yang mengembangkan metode HPLC, LC-MS, dan uji toksikologi. Ketersediaan kemasan 1 g, 5 g, dan 25 g memudahkan penyesuaian dengan kebutuhan, mulai dari validasi metode skala kecil hingga penelitian berkelanjutan yang menuntut pasokan bahan seragam. Pemakaiannya wajib mengikuti ketentuan perizinan dan tata kelola bahan riset yang berlaku di institusi masing-masing.
- Standar pembanding pada pengembangan metode HPLC dan LC-MS, karena senyawa ini memberi puncak yang dapat dijadikan acuan bagi kalibrasi dan penilaian kesesuaian sistem.
- Uji ikatan reseptor histamin dan monoamin pada riset dasar, sebab doxepin dikenal sebagai antagonis kuat yang lazim dipakai sebagai ligan pembanding eksperimental.
- Penelitian farmakologi in vitro pada kultur sel atau jaringan, karena bentuk garam yang mudah larut menyederhanakan penyiapan larutan induk berkonsentrasi terukur.
- Kajian kestabilan dan degradasi senyawa obat tingkat riset, karena bahan acuan diperlukan untuk mengidentifikasi produk degradasi dan menyusun profil pengotor.
- Pengembangan metode analisis toksikologi dan skrining, di mana senyawa acuan antidepresan trisiklik dibutuhkan untuk menyusun pustaka spektrum serta waktu retensi.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 1229-29-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use) |
| Ukuran kemasan | 1 g, 5 g, dan 25 g |
| Bentuk fisik | garam hidroklorida padat (campuran isomer) |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya; hanya untuk penggunaan penelitian |
Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik, serta terpisah dari bahan pangan, pakan, dan bahan pengoksidasi. Karena berupa garam padat yang dapat menyerap uap air, sebaiknya wadah disimpan dalam desikator dan dibiarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan. Timbang di dalam lemari asam atau kabinet penimbangan sambil mengenakan sarung tangan, masker, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Batasi akses, catat pemakaian, dan tegaskan bahwa bahan ini semata untuk penelitian.
- Maślanka dkk. (2007). Use of TLC with densitometric detection for determination of impurities in chlorpromazine hydrochloride, trifluoperazine dihydrochloride, promazine hydrochloride, and doxepin hydrochloride. Journal of Planar Chromatography – Modern TLC doi:10.1556/jpc.20.2007.6.13
- McCleane (2002). Topical application of doxepin hydrochloride can reduce the symptoms of complex regional pain syndrome: a case report. Injury doi:10.1016/s0020-1383(01)00054-7
- Rahman dkk. (2009). Spectrofluorimetric Method for the Determination of Doxepin Hydrochloride in Commercial Dosage Forms. AAPS PharmSciTech doi:10.1208/s12249-009-9341-z
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
