Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 5379-77-1

2,6-Diphenylbenzo[1,2-b:4,5-b']difuran TCI D4633

2,6-Diphenylbenzo[1,2-b:4,5-b']difuran TCI D4633

Identitas Kimia

No. CAS
5379-77-1
Rumus molekul
C22H14O2
Berat molekul
310.35 g/mol
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,6-diphenylfuro[2,3-f][1]benzofuran
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C2=CC3=CC4=C(C=C(O4)C5=CC=CC=C5)C=C3O2
InChIKey
QDHGBWBEBOMJCI-UHFFFAOYSA-N
PubChem
CID 67295972
Harga reguler Rp 4.877.250,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.877.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4633 2,6-Diphenylbenzo[1,2-b:4,5-b']difuran adalah senyawa organik terkonjugasi berbasis inti benzodifuran tersubstitusi dua gugus fenil pada posisi 2 dan 6, yang ditawarkan AMI Scientific untuk kebutuhan riset material elektronik. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai material fungsional maupun bahan antara dalam pengembangan divais optoelektronik, khususnya *organic light-emitting diode* (OLED). Kerangka heteroaromatik terfusinya menjadikannya kandidat menarik untuk kajian hubungan struktur–sifat pada semikonduktor organik, mulai dari penelitian dasar fotofisika hingga pembuatan lapisan tipis skala laboratorium.

Karakteristik yang membuat senyawa ini dipilih peneliti adalah kerangka molekul yang kaku, planar, dan terkonjugasi luas berkat penyatuan dua cincin furan pada inti benzena, ditambah dua substituen fenil yang memperpanjang delokalisasi elektron. Kombinasi tersebut umum dikaitkan dengan sifat pemancaran cahaya dan transpor pembawa muatan yang menarik pada material OLED, serta kestabilan termal yang memadai untuk proses deposisi. Selain itu, keberadaan atom oksigen di dalam cincin memberi peluang penyetelan tingkat energi HOMO–LUMO, sesuatu yang sangat dibutuhkan saat merancang lapisan emisi atau lapisan inang pada divais.

Di Indonesia, material seperti ini banyak dicari kelompok riset kimia material, fisika material, dan teknik elektro di universitas serta lembaga penelitian yang menggeluti sel surya organik, sensor optik, dan OLED. Ketersediaan kemasan 200 mg dan 1 g sangat membantu laboratorium yang bekerja dengan skala fabrikasi lapisan tipis, karena kebutuhan material per eksperimen umumnya kecil namun menuntut konsistensi mutu antar-batch.

  • Pengembangan material OLED: kerangka benzodifuran terkonjugasi menjadikannya kandidat lapisan emisi atau material inang yang layak diuji pada fabrikasi divais skala laboratorium.
  • Studi fotofisika molekul terkonjugasi: peneliti memakainya untuk mengukur absorpsi, emisi, dan hasil kuantum guna memahami pengaruh substituen fenil terhadap perilaku eksitasi.
  • Riset semikonduktor organik: dipakai sebagai model molekul kecil untuk mengevaluasi mobilitas pembawa muatan dan keteraturan pengepakan molekul dalam lapisan tipis.
  • Sintesis material lanjutan: inti benzodifuran dapat difungsionalisasi lebih jauh sehingga cocok sebagai titik awal pembuatan turunan baru dengan tingkat energi tersetel.
  • Kajian kestabilan termal material divais: struktur aromatik terfusi memungkinkan pengujian perilaku sublimasi dan ketahanan panas sebelum material dipakai pada deposisi vakum.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 5379-77-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Electronic Materials > Organic Light-Emitting Diode (OLED) Materials
Ukuran kemasan 200 mg dan 1 g
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang; penyimpanan mengikuti label kemasan dan dokumen mutu dari produsen
Penyimpanan —
  • Nomor katalog: D4633

Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, sesuai keterangan pada label serta lembar data keselamatan produsen. Material organik terkonjugasi sebaiknya dijauhkan dari kelembapan dan sumber panas agar mutunya tetap terjaga untuk pekerjaan lapisan tipis. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan pelindung mata saat menimbang, dan lakukan penimbangan di area berventilasi baik atau lemari asam untuk menghindari terhirupnya partikel halus. Tutup kembali wadah segera setelah digunakan, hindari kontaminasi silang dengan spatula bekas, dan catat setiap pengambilan agar penelusuran batch tetap rapi.

—