Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 29898-72-4

4-(4,5-Diphenyl-1H-imidazol-2-yl)benzonitrile TCI D4655

4-(4,5-Diphenyl-1H-imidazol-2-yl)benzonitrile TCI D4655

Identitas Kimia

Nama lain
2-(4-Cyanophenyl)-4,5-diphenylimidazole
No. CAS
29898-72-4
PubChem
CID 12099795·SID 253661151
Rumus molekul
C22H15N3
Berat molekul
321.38 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-(4,5-diphenyl-1H-imidazol-2-yl)benzonitrile
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C2=C(N=C(N2)C3=CC=C(C=C3)C#N)C4=CC=CC=C4
InChIKey
KGOZFYOJDPVGMV-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.710.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.710.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4655 4-(4,5-Diphenyl-1H-imidazol-2-yl)benzonitrile adalah bahan antara heterosiklik yang menggabungkan inti imidazol tersubstitusi dua gugus fenil dengan cincin benzonitril pada posisi 2. Struktur ini termasuk keluarga turunan trifenilimidazol atau lofin, kelompok senyawa yang dikenal luas dalam kajian kemiluminesensi dan material fluoresen. Di laboratorium, senyawa ini berfungsi sebagai balok penyusun molekul untuk sintesis lanjutan sekaligus sebagai kromofor yang dapat dipelajari langsung sifat optiknya pada penelitian sensor dan material fungsional.

Beberapa sifat membuatnya menarik untuk dipilih. Inti imidazol menyediakan atom nitrogen donor dan proton N–H yang dapat berpartisipasi dalam ikatan hidrogen serta pengikatan ion logam, sedangkan dua gugus fenil memperluas sistem terkonjugasi sehingga mendukung perilaku pemancaran cahaya. Gugus nitril pada cincin fenil bertindak sebagai gugus penarik elektron sekaligus pegangan sintetis yang dapat diubah menjadi amida, asam karboksilat, amina, tetrazol, atau heterosiklik lain. Kombinasi donor–akseptor semacam ini banyak dimanfaatkan peneliti untuk menyetel sifat elektronik dan respons optik molekul.

Kelompok riset di Indonesia yang menggarap kimia heterosiklik, sensor fluoresen, kimia medisinal, serta material optoelektronik biasanya memerlukan senyawa dengan kerangka spesifik seperti ini dalam jumlah kecil untuk sintesis tahap awal maupun karakterisasi. Kemasan 200 mg sesuai dengan pola pemakaian tersebut, terutama pada percobaan skala milimol yang lazim pada penelitian tesis dan disertasi.

  • Sintesis material fluoresen: kerangka trifenilimidazol terkonjugasi menjadikannya kromofor yang layak dikembangkan menjadi pewarna atau probe pemancar cahaya.
  • Pengembangan sensor kimia: atom nitrogen imidazol dan gugus nitril dapat berinteraksi dengan analit sehingga cocok dirancang menjadi kemosensor berbasis perubahan emisi.
  • Bahan antara kimia medisinal: cincin imidazol merupakan farmakofor umum, sedangkan gugus nitril memberi jalur transformasi menuju amida, amina, atau tetrazol.
  • Riset material optoelektronik: struktur donor–akseptor memungkinkan penyetelan tingkat energi untuk pengujian sebagai komponen lapisan divais pemancar cahaya.
  • Kajian kemiluminesensi turunan lofin: kelompok senyawa ini dikenal dalam penelitian pemancaran cahaya kimia sehingga berguna sebagai bahan pembanding struktur.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 29898-72-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 200 mg
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang; rujuk label kemasan dan dokumen mutu produsen
Penyimpanan —
  • Nomor katalog: D4655

Simpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari cahaya langsung serta kelembapan tinggi, sesuai keterangan pada label dan lembar data keselamatan produsen. Karena kemasan berukuran kecil, kehilangan bahan akibat penimbangan berulang perlu dihindari; gunakan spatula bersih dan kering serta timbang sekali sesuai kebutuhan percobaan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, lalu lakukan pekerjaan di lemari asam agar partikel halus tidak terhirup. Tutup rapat kembali wadah, simpan pada rak bahan organik, dan buang sisa bahan melalui jalur limbah kimia yang berlaku.

—