TCI D4800 Dicamba adalah senyawa asam benzoat terklorinasi, secara kimia dikenal sebagai asam 3,6-dikloro-2-metoksibenzoat. Senyawa ini termasuk golongan herbisida auksin sintetik yang bekerja dengan meniru hormon pertumbuhan tanaman sehingga memicu pertumbuhan tak terkendali pada gulma berdaun lebar. Di laboratorium, Dicamba dipakai bukan sebagai produk aplikasi lapangan melainkan sebagai bahan penelitian: acuan pada analisis residu pestisida, bahan uji pada kajian fisiologi dan nutrisi tanaman, serta zat pengatur tumbuh pada percobaan kultur jaringan tanaman.
Sifat yang membuat Dicamba banyak dipilih adalah aktivitas auksinnya yang kuat namun terukur, kestabilan yang baik sebagai padatan, dan kelarutan yang memadai baik dalam pelarut organik polar maupun dalam air setelah dinetralkan menjadi bentuk garamnya. Adanya gugus asam karboksilat memungkinkan penyesuaian pH untuk mengatur kelarutan dan bentuk ionik senyawa dalam media kultur. Dua atom klor pada cincin aromatik membuat molekulnya relatif tahan terhadap degradasi metabolik, sehingga efeknya bertahan lebih lama dibanding beberapa auksin alami dan memberi pola respons yang konsisten pada percobaan induksi kalus. Massa molekul yang khas serta pola fragmentasi yang jelas juga memudahkan pendeteksian dengan LC-MS/MS maupun GC-MS.
Di laboratorium Indonesia, Dicamba relevan bagi balai penelitian pertanian, laboratorium keamanan pangan, program studi agronomi, dan pusat bioteknologi tanaman. Kebutuhan analisis residu pada komoditas ekspor serta riset perbanyakan tanaman secara in vitro membuat senyawa ini sering diadakan dalam jumlah kecil. Kemasan 200 mg umumnya mencukupi untuk pembuatan larutan induk, seri kalibrasi, maupun beberapa rangkaian percobaan media kultur.
- Analisis residu pestisida: dipakai sebagai bahan acuan untuk menyusun larutan kalibrasi dan memastikan identifikasi serta kuantifikasi Dicamba pada sampel pangan, tanah, atau air.
- Induksi kalus pada kultur jaringan: aktivitas auksin sintetiknya yang kuat dan tahan degradasi efektif memicu pembentukan kalus serta embriogenesis somatik pada banyak jenis tanaman.
- Kajian fisiologi dan nutrisi tanaman: senyawa ini menjadi perlakuan standar untuk menelaah bagaimana gangguan jalur auksin memengaruhi penyerapan hara dan pola pertumbuhan tanaman.
- Penelitian mekanisme resistensi gulma: digunakan sebagai bahan uji untuk mengukur tingkat kepekaan atau resistensi populasi gulma terhadap herbisida golongan auksin sintetik.
- Uji validasi metode instrumen: karakter kromatografi dan spektrometri massa yang khas menjadikannya senyawa uji yang baik saat memvalidasi metode LC-MS/MS atau GC-MS baru.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4800 |
|---|---|
| Nomor CAS | 1918-00-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Nutrition Research |
| Ukuran kemasan | 200 mg |
| Bentuk fisik | padatan kristalin (rujuk Certificate of Analysis TCI untuk keterangan rinci) |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering dengan wadah tertutup rapat sesuai anjuran pada label |
Karena Dicamba merupakan bahan aktif herbisida, perlakukan senyawa ini dengan kehati-hatian penuh meski jumlahnya kecil. Simpan wadah asli tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terpisah dari bahan pangan, media kultur steril, serta basa kuat. Gunakan wadah gelas atau plastik yang tahan bahan kimia dan beri label jelas termasuk tanggal pembukaan. Lakukan penimbangan di lemari asam dengan sarung tangan nitril, jas laboratorium, masker debu, dan pelindung mata; hindari terbentuknya debu melayang. Cuci tangan setelah bekerja, jangan membuang residu ke saluran air, dan tampung limbah sebagai limbah pestisida sesuai prosedur institusi.
- Zangoueinejad dkk. (2021). Absorption and translocation of dicamba in dicamba-tolerant wild tomato. Canadian Journal of Plant Science doi:10.1139/cjps-2019-0314
- Underwood dkk. (2017). Benefit of tank-mixing dicamba with glyphosate applied post-emergence for weed control in dicamba plus glyphosate resistant soybean. Canadian Journal of Plant Science doi:10.1139/cjps-2016-0292
- Ferrell dkk. (2017). Using Dicamba in Dicamba-Tolerant Crops. EDIS doi:10.32473/edis-ag414-2017
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

