TCI D4813 2,4-Dimethylthiazole-5-carboxylic Acid adalah bahan baku heterosiklik berbasis cincin tiazol, yaitu cincin lima anggota yang mengandung atom nitrogen dan sulfur. Senyawa ini membawa dua gugus metil pada posisi 2 dan 4 serta gugus asam karboksilat pada posisi 5. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai blok penyusun bergugus asam yang siap disambungkan ke amina, alkohol, atau nukleofil lain melalui reaksi pembentukan amida dan ester. Inti tiazol sendiri merupakan motif yang sangat sering muncul pada bahan aktif obat maupun bahan agrokimia.
Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah kepraktisan dan keandalannya sebagai mitra kopling. Gugus asam karboksilat dapat langsung diaktifkan dengan reagen kopling lazim seperti EDC, DCC, HATU, atau diubah menjadi klorida asam, sehingga pembentukan amida berjalan mulus dengan kondisi yang sudah baku. Cincin tiazol bersifat aromatik dan cukup tahan terhadap kondisi reaksi biasa, tetapi tetap memberi sumbangan penting pada sifat molekul akhir: atom sulfur dan nitrogen menyediakan situs penerima ikatan hidrogen dan interaksi lemah yang sering meningkatkan afinitas terhadap target biologis. Dua gugus metil menambah karakter lipofilik terkendali serta melindungi posisi cincin dari reaksi samping yang tidak diinginkan.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan bahan ini pada riset kimia medisinal, sintesis pustaka senyawa, pengembangan bahan aktif pertanian, dan pembuatan ligan heterosiklik. Kemasan 1 g dan 5 g sangat sesuai dengan pola kerja penelitian: ukuran kecil untuk penjajakan reaksi kopling awal, ukuran besar untuk pembuatan seri analog atau sintesis bertahap dengan cadangan bahan yang memadai.
Produk TCI terkait
- TCI A0292 71574-33-9 2-Amino-4,5-dimethylthiazole Hydrochloride
- TCI A2062 7170-76-5 2-Amino-4,5-dimethylthiazole Hydrobromide
- TCI A1215 38205-60-6 5-Acetyl-2,4-dimethylthiazole
- TCI E0718 873-64-3 2-Ethyl-4,5-dimethylthiazole
- TCI D2142 3581-91-7 4,5-Dimethylthiazole
- TCI D1220 541-58-2 2,4-Dimethylthiazole
- Pembentukan amida heterosiklik: gugus asam karboksilat mudah diaktifkan dengan reagen kopling baku sehingga penyambungan ke berbagai amina berlangsung andal dan berulang.
- Sintesis pustaka senyawa kimia medisinal: inti tiazol yang sering muncul pada obat menjadikannya fragmen bernilai untuk membangun banyak analog secara cepat dan sistematis.
- Pengembangan bahan aktif agrokimia: motif tiazol karboksamida banyak dijumpai pada fungisida dan insektisida, sehingga senyawa ini memperpendek jalur sintesis kandidat baru.
- Pembuatan ester dan prekursor prodrug: esterifikasi gugus asam menghasilkan turunan yang lebih lipofilik dan berguna untuk mengkaji strategi penghantaran serta stabilitas senyawa.
- Sintesis ligan untuk kompleks logam: atom nitrogen dan sulfur pada cincin bersama gugus karboksilat menyediakan situs koordinasi yang berguna untuk membangun kompleks logam fungsional.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4813 |
|---|---|
| Nomor CAS | 53137-27-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin (rujuk Certificate of Analysis TCI untuk keterangan rinci) |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari kelembapan |
Asam karboksilat heterosiklik umumnya stabil, namun tetap sebaiknya disimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik agar tidak menyerap uap air yang dapat mengganggu ketepatan penimbangan dan efisiensi reaksi kopling. Gunakan wadah gelas atau plastik tahan bahan kimia, dan simpan di lemari kering atau desikator bila bahan akan dipakai untuk reaksi yang menuntut kondisi anhidrat. Jauhkan dari basa kuat dan oksidator kuat. Bahan bersifat iritatif bagi kulit, mata, dan saluran pernapasan, jadi timbang di lemari asam dengan sarung tangan nitril, jas laboratorium, serta pelindung mata.
—
