4,4-Diphenyl-2-cyclohexen-1-one adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, terdiri dari sikloheksena yang terikat pada dua grup fenil, sehingga memberikan kestabilan dan reaktivitas tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa aromatik dan heterosiklik yang memiliki berbagai aplikasi di bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Karakteristik utama dari 4,4-Diphenyl-2-cyclohexen-1-one adalah kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia seperti reaksi Diels-Alder dan reaksi substitusi. Senyawa ini memiliki sifat non-polar dan tingkat volatilitas yang rendah, sehingga mudah dalam penggunaan dan penyimpanan. Karena struktur molekulnya yang stabil, senyawa ini tidak mudah terdegradasi dalam kondisi normal, sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan bahan baku yang tahan lama.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di universitas dan lembaga penelitian yang fokus pada sintesis senyawa baru. Bahan ini juga menjadi pilihan untuk pengembangan produk farmasi dan bahan kimia industri, yang membutuhkan bahan baku berkualitas tinggi dan stabil.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks karena struktur molekul yang stabil dan reaktif
- Pembuatan senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Reaksi Diels-Alder dalam studi mekanisme reaksi kimia organik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi proses
- Penelitian material baru yang membutuhkan bahan baku dengan sifat tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4528-64-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat, berwarna putih atau kuning kecil |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifat non-polarnya, wadah yang terbuat dari plastik atau kaca yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terhindar dari kontaminasi. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko paparan.
—
