2,6-Dichloro-3-nitrobenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks yang memiliki struktur aromatik. Dalam proses sintesis, senyawa ini berperan sebagai substrat atau reaktan yang dapat berpartisipasi dalam reaksi substitusi, reduksi, atau oksidasi. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga menjadi pilihan yang baik dalam berbagai reaksi kimia. Sifat kimia dan fisika yang konsisten membuatnya mudah diukur dan diproses dalam skala laboratorium. Karena ketersediaan dan kestabilannya, senyawa ini sering dipilih oleh para peneliti dan ilmuwan untuk aplikasi yang membutuhkan keakuratan dan konsistensi. Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia, pengembangan obat, dan analisis kimia. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan bahan ini untuk keperluan eksperimen yang memerlukan senyawa aromatik dengan substitusi kloro dan nitro.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang membutuhkan substitusi kloro dan nitro
- Reaksi reduksi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur lebih sederhana
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru dalam penelitian farmakologi
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam kimia analitik
- Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi obat atau bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 55775-97-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari atau kelembapan tinggi untuk mencegah degradasi. Gunakan wadah berbahan plastik atau kaca yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
