TCI D5340 3,6-Dibromo-9-(4-methoxyphenyl)-9H-carbazole adalah monomer berbasis karbazol yang membawa dua atom brom pada posisi 3 dan 6 serta gugus 4-metoksifenil yang terikat pada atom nitrogen. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai building block untuk semikonduktor polimer, yakni bahan awal yang dirancang agar dapat disambung berulang menjadi rantai makromolekul terkonjugasi. Dua atom brom yang terletak simetris berfungsi sebagai titik sambung reaktif, sehingga peneliti dapat membangun polimer dengan panjang rantai dan arsitektur yang terkendali tanpa perlu memodifikasi inti karbazol terlebih dahulu.
Karakteristik yang menjadikan senyawa ini banyak dipilih adalah simetri posisi bromnya dan sifat elektronik gugus metoksifenil pada nitrogen. Posisi 3 dan 6 merupakan titik paling reaktif pada inti karbazol, sehingga reaksi kopling silang seperti Suzuki–Miyaura, Stille, maupun polimerisasi tipe Yamamoto dapat berjalan dengan selektivitas yang baik. Gugus metoksi pada cincin fenil bersifat pendonor elektron dan menaikkan kerapatan elektron sistem terkonjugasi, sekaligus memberi penanda spektroskopi yang mudah dikenali saat karakterisasi dengan resonansi magnet inti. Substituen aril pada nitrogen juga membantu menjaga kerangka tetap kaku, yang berpengaruh pada sifat termal dan morfologi film hasil pelapisan.
Di laboratorium Indonesia, monomer semacam ini banyak dipakai kelompok riset polimer terkonjugasi, kimia material, dan teknik kimia yang mengembangkan bahan untuk perangkat elektronik organik. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai dengan alur kerja riset nasional yang lazimnya mengerjakan sintesis polimer skala kecil untuk keperluan penapisan awal, uji karakterisasi, dan pembuatan prototipe lapisan tipis sebelum melangkah ke skala yang lebih besar.
Brosur TCI (PDF)
- Building Blocks for Organic Semiconductor 2026-03-24 · hal. 20
Produk TCI terkait
- TCI B5462 1384281-49-5 9-Benzyl-2,7-dibromo-9H-carbazole
- TCI D5424 890653-54-0 3,6-Dibromo-9-(m-tolyl)-9H-carbazole
- TCI D5421 1873364-08-9 3,6-Dibromo-9-(3,5-dimethylphenyl)-9H-carbazole
- TCI D5420 1786404-06-5 3,6-Dibromo-9-(3,4-dimethylphenyl)-9H-carbazole
- TCI D5419 1873362-96-9 3,6-Dibromo-9-(2,4-dimethylphenyl)-9H-carbazole
- TCI D5410 150623-72-6 3,6-Dibromo-9-hexyl-9H-carbazole
- Polimerisasi kopling Suzuki: dua atom brom simetris bereaksi dengan asam boronat difungsional untuk membentuk kopolimer terkonjugasi dengan pengulangan unit karbazol yang teratur sepanjang rantai.
- Polimerisasi Yamamoto: senyawa dibromo ini dapat dihomopolimerisasi menggunakan reagen nikel, menghasilkan polikarbazol dengan sambungan 3,6 yang khas dan berat molekul terkendali.
- Sintesis molekul kecil bercabang: kedua brom dapat disubstitusi dengan fragmen berbeda secara bertahap untuk membangun molekul berbentuk bintang maupun dendrimer terkonjugasi.
- Bahan uji lapisan tipis: polimer hasil turunannya digunakan untuk membuat lapisan pelapis putar yang kemudian diuji sifat serapan optik, pendaran, dan stabilitas termalnya.
- Studi pengaruh substituen nitrogen: gugus metoksifenil menjadi pembanding langsung terhadap turunan beralkoksi panjang ketika peneliti menelaah hubungan struktur dengan kelarutan dan pengemasan rantai.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 746651-52-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Polymer/Macromolecule Semiconductor Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan monomer ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan gelap, karena senyawa aril bromida dapat terdegradasi perlahan bila terpapar cahaya dan kelembapan dalam waktu lama. Untuk keperluan polimerisasi, kemurnian monomer sangat menentukan berat molekul akhir, sehingga wadah sebaiknya jangan sering dibuka dan penimbangan dilakukan dengan spatula yang benar-benar kering. Bekerja di dalam lemari asam dengan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung. Hindari kontak dengan oksidator kuat dan basa kuat. Sisa bahan serta pelarut bekas reaksi kopling wajib dibuang melalui jalur limbah kimia berhalogen yang terpisah sesuai prosedur laboratorium.
—
