N,N-Dimethyl-1,3-propanediamine Dihydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar (building block) yang memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional. Sebagai garam klorida, senyawa ini memiliki kelarutan tinggi dalam pelarut organik dan air, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan pemanfaatan dalam berbagai reaksi kimia.
Karakteristik utama dari N,N-Dimethyl-1,3-propanediamine Dihydrochloride adalah struktur molekulnya yang memiliki dua gugus amina yang dapat berikatan, serta sifat polar yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam lingkungan reaksi. Senyawa ini juga stabil dalam kondisi tertentu, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai skenario laboratorium. Karena sifatnya yang ramah dan fleksibel, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam banyak aplikasi kimia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, sintesis senyawa kompleks, dan pengembangan produk kimia. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya menjadi bahan yang mudah diakses dan cocok untuk kebutuhan penelitian di berbagai institusi pendidikan dan industri.
- Sintesis senyawa kimia organik kompleks karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional
- Pembuatan bahan aktif farmasi sebagai komponen dalam proses sintesis obat
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri seperti bahan peledak dan bahan pelarut
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa kimia dalam lingkungan tertentu
- Pemrosesan senyawa kimia dalam reaksi katalitik dan reaksi substitusi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 52198-63-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N,N-Dimethyl-1,3-propanediamine Dihydrochloride harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari kelembapan. Bahan ini bersifat reaktif dan perlu ditangani dengan hati-hati, terutama dalam lingkungan laboratorium yang memiliki risiko kontaminasi atau reaksi kimia. Wadah penyimpanan sebaiknya terbuat dari bahan yang tahan terhadap korosi, seperti plastik atau logam. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari paparan langsung sinar matahari dan suhu tinggi untuk menjaga stabilitasnya.
—
