N,N-Dimethyl-1,3-propanediamine Dihydrobromide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa dengan struktur kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu yang membantu proses reaksi kimia menjadi lebih efisien dan terarah.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi, seperti reaksi substitusi, reaksi adisi, dan reaksi kondensasi. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional lainnya, sehingga memperluas aplikasinya dalam sintesis senyawa kompleks. Karena sifat ini, senyawa ini sering dipilih oleh para peneliti untuk mempercepat proses pengembangan senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik, farmakologi, dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku dalam eksperimen yang memerlukan keakuratan dan konsistensi hasil.
- Sintesis senyawa organik kompleks karena kemampuannya berikatan dengan berbagai grup fungsional
- Reaksi substitusi dalam pembentukan senyawa dengan struktur baru
- Pembuatan senyawa farmakologis yang memerlukan variasi struktur molekuler
- Reaksi kondensasi untuk menghasilkan produk kimia dengan sifat tertentu
- Pengembangan material baru yang memerlukan struktur molekuler yang terkontrol
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2710685-13-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
N,N-Dimethyl-1,3-propanediamine Dihydrobromide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan ditempatkan di area yang sejuk serta kering. Hindari paparan langsung dari sinar matahari dan udara terbuka. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
—
