Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 115956-12-2

Dolasetron TCI D5820

Dolasetron TCI D5820
Harga reguler Rp 3.630.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.630.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D5820 Dolasetron adalah senyawa antagonis reseptor serotonin 5-HT3 yang disediakan sebagai pereaksi untuk keperluan riset farmasi dan penggunaan eksperimental di laboratorium, bukan untuk penggunaan pada manusia maupun hewan sebagai obat. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai senyawa acuan dan alat farmakologi: peneliti memakainya untuk menguji sistem reseptor, memvalidasi metode analisis, dan menjadi pembanding positif pada percobaan yang menelaah kerja golongan setron. Ketersediaannya dalam bentuk padatan murni berskala reagen memungkinkan penimbangan teliti dan pembuatan larutan berkadar diketahui secara tepat.

Karakteristik yang membuat senyawa ini dipilih adalah selektivitasnya sebagai antagonis reseptor 5-HT3 serta kedudukannya yang mapan di dalam literatur farmakologi, sehingga hasil percobaan mudah dibandingkan dengan pustaka yang telah ada. Strukturnya yang mengandung inti indola terkonjugasi dengan sistem cincin bersambung memberi kromofor yang terdeteksi baik pada detektor ultraviolet maupun spektrometer massa, sehingga senyawa ini nyaman dipakai dalam pekerjaan kromatografi. Sebagai padatan, bahan ini juga lebih mudah disimpan dan ditakar dibandingkan bentuk larutan siap pakai.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini umumnya digunakan pada riset farmakologi dan kimia medisinal di fakultas farmasi dan kedokteran, laboratorium pengembangan metode analisis obat, serta laboratorium pengujian yang menyusun dan memvalidasi prosedur penetapan kadar. Kemasan 10 mg dan 50 mg sejalan dengan pola pemakaian standar pembanding yang berjumlah kecil, sehingga bahan dapat direncanakan pemakaiannya dengan rapi tanpa penyimpanan berlebih yang tidak perlu.

  • Senyawa acuan analisis kromatografi cair, karena kromofornya terdeteksi baik sehingga waktu retensi dan responsnya dapat dijadikan pembanding identitas analit.
  • Alat farmakologi penelaah reseptor 5-HT3, sebab sifat antagonisnya yang selektif memungkinkan pemetaan kontribusi reseptor tersebut pada suatu respons percobaan.
  • Kontrol positif pada penapisan senyawa antiemetik eksperimental, karena kerjanya telah mapan sehingga menjadi tolok ukur pembanding yang dapat dipercaya.
  • Validasi metode bioanalisis pada matriks biologis, sebab penambahan senyawa berkadar diketahui diperlukan untuk uji perolehan kembali dan uji selektivitas metode.
  • Kajian stabilitas dan profil degradasi dalam riset formulasi, karena senyawa murni diperlukan sebagai titik awal pembanding sebelum perlakuan dipaksakan diberikan.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 115956-12-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)
Ukuran kemasan 10 mg dan 50 mg
Bentuk fisik padatan/serbuk
Penyimpanan simpan sejuk, kering, terlindung cahaya, tertutup rapat sesuai anjuran label dan SDS produsen

Simpan wadah asli dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, mengikuti kondisi penyimpanan yang tercantum pada label serta lembar data keselamatan bahan. Biarkan wadah dingin menyesuaikan suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan pada padatan yang dapat memengaruhi ketelitian penimbangan. Larutan induk sebaiknya disimpan dalam vial gelap berlabel lengkap yang mencantumkan pelarut, konsentrasi, serta tanggal pembuatan. Bahan ini merupakan pereaksi riset yang bekerja secara farmakologis, sehingga penanganannya wajib memakai sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata, serta dilakukan di dalam lemari asam. Catat pemakaian dalam buku kerja dan buang sisa sesuai prosedur limbah laboratorium.

  • Jecintha Jebamalar L (2023). Formulation and Evaluation of Dolasetron Orally Disintegrating Tablets. International Journal of Science and Research (IJSR) doi:10.21275/sr23822105436
  • Dow dkk. (1996). Comparison of the Pharmacokinetics of Dolasetron and Its Major Active Metabolite, Reduced Dolasetron, in Dog. Journal of Pharmaceutical Sciences doi:10.1021/js960041m
  • &NA; (2004). Granisetron may be better than dolasetron in the management of acute chemotherapy-induced nausea and vomiting. Inpharma Weekly doi:10.2165/00128413-200414450-00029

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.