TCI D5924 dengan nomor CAS 23638-66-6 adalah Dichloro(dimethylglyoxime)(dimethylglyoximato)cobalt(III), kompleks kobalt yang termasuk keluarga kobaloksim. Kompleks ini tersusun dari pusat kobalt(III) yang dikelilingi ligan dimetilglioksim serta ligan klorida, membentuk struktur bidang ekuatorial yang menyerupai lingkungan makrosiklik pada kobalamin. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai katalis logam transisi yang dipakai dalam reaksi radikal berbasis kobalt, proses aktivasi C–H, serta reaksi dehidrogenatif yang melepaskan hidrogen molekuler. Peran tersebut membuatnya menjadi salah satu katalis rujukan dalam kimia katalisis modern dan kimia energi.
Sifat yang membuat kobaloksim dipilih adalah kestabilan ligan glioksim yang mudah disiapkan sekaligus kemampuan pusat kobalt berpindah antara beberapa tingkat oksidasi secara reversibel. Kemampuan ini memungkinkan siklus katalitik yang melibatkan pembentukan spesi kobalt hidrida, transfer atom hidrogen, dan pelepasan gas hidrogen. Kompleks ini juga dikenal berpasangan baik dengan fotokatalis atau fotosensitizer dalam sistem gabungan, sehingga banyak digunakan dalam reaksi yang digerakkan cahaya tampak. Sebagai padatan yang terdefinisi jelas, kompleks ini mudah ditimbang dan ditambahkan dalam jumlah katalitik, sehingga percobaan lebih mudah direproduksi dibanding penyiapan katalis secara in situ.
Untuk laboratorium di Indonesia, katalis ini relevan bagi kelompok riset kimia anorganik, katalisis, fotokimia, dan kimia energi yang mengkaji produksi hidrogen serta transformasi organik hemat atom. Kemasan 1 g dan 5 g cocok karena pemakaian katalitik hanya memerlukan beberapa mol persen terhadap substrat, sehingga satu kemasan dapat mendukung banyak rangkaian percobaan pada skala penelitian.
- Katalisis reaksi dehidrogenatif dengan pelepasan hidrogen, karena pusat kobalt mampu menerima atom hidrogen lalu melepaskannya sebagai gas secara katalitik.
- Sistem fotokatalitik produksi hidrogen, sebab kobaloksim dikenal bekerja sebagai katalis reduksi proton yang dipasangkan dengan fotosensitizer penyerap cahaya tampak.
- Reaksi aktivasi C–H dan fungsionalisasi terarah, mengingat siklus redoks kobalt dapat mendorong pembentukan ikatan baru tanpa memerlukan oksidator stoikiometrik berlebih.
- Reaksi radikal melalui transfer atom hidrogen dari logam hidrida, karena spesi kobalt hidrida menyerahkan atom hidrogen ke alkena secara selektif menurut kestabilan radikal.
- Studi mekanisme katalisis logam transisi, sebab struktur kobaloksim yang terdefinisi jelas memudahkan penafsiran data kinetika, spektroskopi, dan elektrokimia yang diperoleh.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 23638-66-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > C-H Activation [Catalysis] |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk berwarna (rujuk label dan Certificate of Analysis kemasan) |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, terlindung cahaya dan kelembapan sesuai anjuran produsen |
Simpan kompleks kobalt ini dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari kelembapan serta cahaya langsung agar aktivitas katalitiknya terjaga. Penyimpanan dalam desikator dianjurkan, dan penimbangan sebaiknya dilakukan cepat menggunakan spatula kering. Jauhkan dari reduktor kuat, asam kuat, dan sumber panas. Karena senyawa kobalt perlu ditangani dengan hati-hati, kenakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata, serta timbang serbuk di lemari asam untuk menghindari inhalasi debu. Kumpulkan limbah logam berat secara terpisah dan rujuk Safety Data Sheet resmi sebelum penggunaan.
—
