2,4-Dichloro-5-(trifluoromethyl)pyrimidine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis tertentu. Sebagai bagian dari keluarga pyrimidine, senyawa ini memiliki struktur dasar yang stabil dan dapat diubah menjadi berbagai senyawa dengan fungsi spesifik.
Senyawa ini memiliki karakteristik kimia yang unik, yaitu kombinasi klorin dan fluorin pada struktur molekulnya. Kehadiran atom fluorin memberikan sifat elektronik yang berbeda dibandingkan senyawa yang hanya mengandung klorin. Hal ini membuat senyawa ini menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa dengan aktivitas farmakologis atau fungsi khusus.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang farmasi, kimia organik, dan material. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri.
- Digunakan dalam sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Cocok untuk penelitian kimia organik dalam modifikasi struktur molekul
- Bisa diaplikasikan dalam pembuatan senyawa dengan aktivitas antioksidan
- Berguna dalam penelitian material kimia yang memiliki sifat elektronik unik
- Dapat digunakan dalam studi reaktivitas senyawa fluorinasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3932-97-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas kimia. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau kontaminasi.
—

