Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2771238-32-3

9-(2,6-Dimethylphenyl)-2-ethoxy-6-methoxy-10-methylacridinium Tetrafluoroborate TCI D5983

9-(2,6-Dimethylphenyl)-2-ethoxy-6-methoxy-10-methylacridinium Tetrafluoroborate TCI D5983

Identitas Kimia

Nama lain
9-(2,6-Dimethylphenyl)-2-ethoxy-6-methoxy-10-methylacridin-10-ium Tetrafluoroborate · Acr-450
No. CAS
2771238-32-3
PubChem
CID 169407971
Rumus molekul
C25H26BF4NO2
Berat molekul
459.29 g/mol
Kemurnian
>97.0%(HPLC)(T)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
9-(2,6-dimethylphenyl)-2-ethoxy-6-methoxy-10-methylacridin-10-ium tetrafluoroborate
SMILES
[B-](F)(F)(F)F.CCOC1=CC2=C(C3=C(C=C(C=C3)OC)[N+](=C2C=C1)C)C4=C(C=CC=C4C)C
InChIKey
JIEBFWMQXOYHIH-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.419.850,00
Harga reguler Rp 2.406.600,00 Harga obral Rp 3.419.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D5983 9-(2,6-Dimethylphenyl)-2-ethoxy-6-methoxy-10-methylacridinium Tetrafluoroborate adalah fotokatalis organik golongan akridinium yang dirancang khusus untuk reaksi fotoredoks bebas logam. Molekulnya terdiri atas inti akridinium bermuatan positif yang membawa gugus etoksi dan metoksi pada cincin aromatik, gugus metil pada nitrogen, serta cincin 2,6-dimetilfenil yang terikat pada posisi sembilan; muatan positifnya diimbangi anion tetrafluoroborat. Di laboratorium, senyawa ini menyerap cahaya tampak dan berubah menjadi spesies tereksitasi yang mampu mengambil elektron dari substrat, sehingga membangkitkan radikal kation yang menjadi titik awal berbagai transformasi organik.

Beberapa ciri struktural menjelaskan mengapa katalis ini dipilih. Dalam keadaan tereksitasi, garam akridinium merupakan salah satu oksidator organik terkuat yang tersedia, sehingga mampu mengoksidasi substrat yang sulit dijangkau fotokatalis logam konvensional. Cincin 2,6-dimetilfenil yang terpuntir tegak lurus terhadap bidang akridinium menghalangi serangan nukleofil pada posisi sembilan, yaitu jalur penguraian utama pada garam akridinium sederhana, sehingga katalis jauh lebih tahan selama reaksi berlangsung. Gugus etoksi dan metoksi menyumbang elektron ke inti dan berfungsi menyetel potensial redoks serta masa hidup keadaan tereksitasi secara halus. Karena bersifat organik sepenuhnya, katalis ini tidak meninggalkan residu logam berat pada produk akhir dan umumnya larut baik dalam pelarut polar seperti asetonitril dan diklorometana.

Di Indonesia, fotokatalis organik semakin diminati laboratorium riset karena hanya membutuhkan sumber cahaya LED sederhana dan berjalan pada suhu ruang, sehingga cocok untuk laboratorium dengan sarana terbatas. Kemasan 200 mg dan 1 g sudah sangat memadai karena fotokatalis dipakai dalam jumlah katalitik, umumnya hanya beberapa persen mol terhadap substrat.

Kelebihan (brosur TCI)

  • Serapan maksimum terjadi sekitar 450 nm.
  • Lebih aktif dibandingkan katalis fotoredoks akridinium konvensional.
  • Dapat diterapkan pada dekarboksilasi dan halogenasi melalui reaksi fotoredoks.
  • Digunakan pada substitusi tipe SNAr dan reaksi aktivasi C-H.

  • Fungsionalisasi ikatan C–H terkatalisis cahaya, karena keadaan tereksitasi akridinium cukup mengoksidasi untuk membangkitkan radikal kation dari substrat yang sukar teroksidasi.
  • Adisi anti-Markovnikov pada alkena, sebab pembentukan radikal kation alkena mengubah arah serangan nukleofil dibanding reaksi adisi asam konvensional.
  • Reaksi pemutusan dan penataan ulang ikatan karbon–karbon, mengingat radikal kation yang terbentuk memicu jalur fragmentasi yang tidak terjangkau kimia ionik biasa.
  • Sintesis organik bebas logam untuk bahan aktif farmasi, karena katalis organik tidak meninggalkan residu logam berat yang harus dihilangkan dari produk.
  • Kajian mekanisme transfer elektron fotoinduksi, sebab sifat redoks dan fotofisika akridinium tersubstitusi ini terdefinisi baik sehingga mendukung penelusuran jalur reaksi.

Dari brosur TCI

  • Reaksi dekarboksilasi fotoredoks: konversi 98%
  • Reaksi substitusi tipe SNAr fotoredoks: 51% NMR yield

Merek TCI
Nomor CAS 2771238-32-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Photocatalysts [Catalysis]
Ukuran kemasan 200 mg dan 1 g
Bentuk fisik padatan garam berwarna
Penyimpanan simpan sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Data dari brosur TCI

Maximum absorptionaround 450 nm
Conversion (decarboxylation)98% conversion (D5983 1 mol%, imidazole 1 eq., 4-isopropylbenzenethiol 0.7 eq., CH2Cl2 / CH3OH, LED (447 nm), 1 h)
Yield (SNAr type substitution)51% NMR yield (D5983 5 mol%, BzOH 3 eq., NaHCO3 2 eq., 2,2,2-trifluoroethanol, LED (447 nm), 20 h)

Sumber: TCI brochure RR168 (2026-08-07)

Sebagai bahan yang aktif terhadap cahaya, fotokatalis ini harus disimpan terlindung dari sinar. Gunakan botol amber atau bungkus wadah dengan aluminium foil, tutup rapat, dan tempatkan di lemari pendingin bahan kimia yang kering. Biarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun, sebab garam tetrafluoroborat dapat menyerap lembap. Timbang secepat mungkin dengan spatula kering, lalu segera tutup kembali botolnya. Selama reaksi, gunakan pelindung mata yang sesuai terhadap penyinaran LED intensitas tinggi dan pastikan wadah reaksi tidak mengalami pemanasan berlebih. Kenakan sarung tangan nitril dan jas laboratorium, jauhkan dari basa kuat serta nukleofil kuat, dan buang limbah pada wadah limbah kimia organik.

—