10-Methylacridinium Perchlorate adalah garam akridinium sederhana yang terdiri atas kation akridinium bermetil pada atom nitrogen, tanpa substituen pada posisi 9, berpasangan dengan anion perklorat. Senyawa ini dikenal luas di laboratorium sebagai penerima hidrida dan penerima elektron, serta sebagai model kimia untuk mempelajari reaksi transfer hidrida yang menyerupai kerja koenzim NAD⁺ pada sistem biologis. Perannya di meja kerja peneliti adalah menyediakan oksidan organik terdefinisi yang reaksinya dapat diikuti dengan mudah melalui perubahan warna maupun pengukuran spektroskopi.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah kekurangan elektron yang nyata pada kerangka akridinium bermuatan positif, sehingga posisi C-9 menjadi sangat elektrofilik dan siap menerima hidrida untuk membentuk 10-metilakridan yang netral. Pasangan akridinium/akridan ini menjadi sistem redoks reversibel yang sangat berguna untuk kajian mekanisme. Selain itu, sistem aromatik terfusinya menyerap cahaya tampak dan berpendar, sehingga reaksi transfer elektron dapat dipantau melalui pemadaman fluoresensi. Sebagai organokatalis, senyawa ini bekerja tanpa logam transisi sehingga produk terbebas dari residu logam.
Pada laboratorium di Indonesia, senyawa ini umum dipakai pada riset katalisis, fotokimia, dan kimia bioanorganik model di perguruan tinggi serta lembaga penelitian. Karena digunakan dalam jumlah kecil sebagai katalis atau reagen model, kemasan 250 mg memadai untuk percobaan penjajakan dan penelitian tugas akhir, sedangkan kemasan 1 g cocok bagi kelompok riset yang menjalankan banyak percobaan mekanistik secara berkelanjutan.
Brosur TCI (PDF)
- Visible Light Photoredox Catalysts 2026-04-28 · hal. 4
- Organic Photoreaction Reagents 2025-02-13 · hal. 7
- Oxidizing Agents 2025-06-11 · hal. 9
Produk TCI terkait
- TCI B2897 2743539-91-3 9-(2-Biphenylyl)-10-methylacridinium Perchlorate
- TCI M1774 674783-97-2 9-Mesityl-10-methylacridinium Perchlorate
- TCI M2072 1216909-33-9 9-Mesityl-2,7,10-trimethylacridinium Perchlorate
- TCI M1775 36519-61-6 10-Methyl-9-phenylacridinium Perchlorate
- TCI D5983 2771238-32-3 9-(2,6-Dimethylphenyl)-2-ethoxy-6-methoxy-10-methylacridinium Tetrafluoroborate
- TCI D6218 1810004-87-5 3,6-Di-tert-butyl-9-mesityl-10-phenylacridinium Tetrafluoroborate
- Studi transfer hidrida: bertindak sebagai penerima hidrida model untuk menelaah mekanisme reaksi yang meniru perilaku koenzim NAD⁺ pada sistem biologis.
- Katalisis fotoredoks: keadaan tereksitasinya bersifat pengoksidasi kuat sehingga dapat memulai reaksi transfer elektron tunggal di bawah penyinaran cahaya tampak.
- Kajian mekanisme transfer elektron: pasangan akridinium dan akridan membentuk sistem redoks reversibel yang mudah diikuti secara spektroskopi maupun voltametri.
- Uji pemadaman fluoresensi: sifat berpendar kerangka akridinium dimanfaatkan mengukur laju pemadaman dan menentukan efisiensi transfer elektron antarmolekul.
- Reaksi oksidasi organik: digunakan sebagai oksidan organik terdefinisi pada transformasi yang membutuhkan pengambilan elektron atau hidrida secara terkendali.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk M1787 |
|---|---|
| Nomor CAS | 26456-05-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Organocatalysts [Catalysis] |
| Ukuran kemasan | 250 mg dan 1 g |
| Bentuk fisik | garam akridinium berbentuk padatan ionik; rujuk label dan SDS resmi untuk keterangan rinci |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan gelap; jauhkan dari panas, gesekan, dan bahan mudah terbakar |
Sebagai garam perklorat, senyawa ini bersifat pengoksidasi dan harus ditangani dengan kehati-hatian khusus. Hindari pemanasan berlebihan, penggerusan kuat, benturan, dan gesekan; jangan menyimpan berdekatan dengan pelarut mudah terbakar, serbuk logam, atau reduktor kuat. Simpan dalam wadah kaca amber yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya, karena senyawa akridinium peka terhadap penyinaran. Timbang hanya sejumlah yang diperlukan menggunakan spatula non-logam di dalam lemari asam, kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Kumpulkan sisa dan limbah secara terpisah mengikuti prosedur penanganan bahan pengoksidasi yang berlaku.
- Bhanja dkk. (2023). Regioselective synthesis of phenanthridine-fused quinazolinones using a 9-mesityl-10-methylacridinium perchlorate photocatalyst. Chemical Communications doi:10.1039/d3cc00537b
- Pramanik dkk. (2020). Dithioacetalization or thioetherification of benzyl alcohols using 9-mesityl-10-methylacridinium perchlorate photocatalyst. Chemical Communications doi:10.1039/d0cc02352c
- Otera dkk. (1991). Activation of ketene silyl acetals by 10-methylacridinium perchlorate: a novel catalysis in mukaiyama reaction. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(00)79935-7
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
