Didecyldimethylammonium Chloride (DDAC) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai katalis transfer fase dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini memiliki struktur kationik yang memungkinkannya bergerak antara fase polar dan non-polar, sehingga mempercepat reaksi yang sebelumnya membutuhkan kondisi ekstrem. Dalam laboratorium, DDAC sering digunakan untuk memfasilitasi reaksi antara dua fase yang tidak saling larut, seperti air dan pelarut organik. Karena kemampuannya dalam meningkatkan efisiensi reaksi, DDAC menjadi bahan penting dalam sintesis senyawa kompleks.
DDAC memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi normal dan tidak mudah terdegradasi. Senyawa ini bersifat hidrofobik dan memiliki daya ionisasi yang tinggi, sehingga mampu berinteraksi dengan berbagai substrat kimia. Karakteristik ini membuat DDAC menjadi pilihan utama dalam aplikasi yang memerlukan efisiensi tinggi dan stabilitas reaksi. Selain itu, DDAC tidak mengandung bahan beracun atau berbahaya, sehingga relatif aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, DDAC digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan katalisis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan DDAC untuk mempercepat proses reaksi dan meningkatkan hasil eksperimen. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kehandalannya dalam berbagai aplikasi, DDAC menjadi bahan yang sangat diminati di berbagai jenis laboratorium di Indonesia.
- Dalam sintesis senyawa organik, DDAC berfungsi sebagai katalis transfer fase yang meningkatkan efisiensi reaksi antara dua fase yang tidak kompatibel.
- Dalam proses pemisahan komponen kimia, DDAC membantu dalam transfer ion antara fase polar dan non-polar, mempercepat proses ekstraksi.
- DDAC digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan kondisi ekstrem, seperti suhu tinggi atau tekanan tinggi, karena kemampuannya dalam memfasilitasi reaksi tanpa mengubah sifat substrat.
- Bahan ini sangat cocok untuk penelitian katalisis karena kemampuannya dalam mengurangi energi aktivasi reaksi tanpa mengalami degradasi.
- DDAC juga digunakan dalam pembuatan bahan kimia khusus yang memerlukan reaksi antara fase yang berbeda, seperti dalam produksi obat atau bahan kimia industri.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7173-51-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Phase Transfer Catalysts |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan |
DDAC harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan untuk mencegah perubahan sifat kimia. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena meskipun DDAC relatif aman, tetap perlu hati-hati dalam penggunaan. Simpan di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari bahan kimia lain yang bersifat reaktif.
- Manville dkk. (1997). Analysis of the Antisapstain Chemical Didecyldimethylammonium Chloride (DDAC) on Wood Surfaces by Diffuse Reflectance Fourier Transform Infrared Spectroscopy. Applied Spectroscopy doi:10.1366/0003702971940873
- Lee dkk. (2018). Development of Coloring Method of Didecyldimethylammonium Chloride (DDAC) in Wood Treated with Alkaline Copper Quat (ACQ) Preservative. Journal of the Korean Wood Science and Technology doi:10.5658/wood.2018.46.3.253
- Kim dkk. (2026). Synergistic cytotoxicity of benzalkonium chloride and didecyldimethylammonium chloride mixtures revealed by stress granule formation. Toxicology doi:10.1016/j.tox.2026.154504
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

