4,5-Dihydroxyimidazolidin-2-one adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur dasar imidazolidin yang dihidroksilasi di posisi 4 dan 5, sehingga menjadi bahan penting dalam pembentukan senyawa dengan struktur kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar atau building block untuk pengembangan senyawa baru, terutama dalam bidang farmakologi dan kimia organik.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini dipilih untuk berbagai reaksi kimia yang memerlukan substrat dengan kemampuan reaktivitas tertentu. Sifat kimianya yang dapat diubah melalui reaksi substitusi atau reaksi ring-opening membuatnya menjadi bahan yang fleksibel dalam sintesis senyawa heterosiklik. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai mekanisme reaksi kimia yang berbeda.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian dan pengembangan senyawa aktif biologis serta senyawa kimia yang memiliki aplikasi industri. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan bahan ini sebagai alat bantu dalam proses sintesis senyawa baru, terutama dalam bidang farmasi dan kimia organik.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia dalam penelitian farmakologi dan biokimia
- Pengujian aktivitas biologis senyawa kimia kompleks
- Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi bahan kimia industri
- Penelitian tentang reaktivitas dan mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3720-97-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihandle dengan hati-hati untuk menjaga keamanan dan keselamatan di laboratorium.
—
