Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 70217-36-6

Diniconazole TCI D6411

Diniconazole TCI D6411

Identitas Kimia

Nama lain
Diclopentezol · 1-(2,4-Dichlorophenyl)-4,4-dimethyl-2-(1H-1,2,4-triazol-1-yl)-1-penten-3-ol · 1-(2,4-Dichlorophenyl)-4,4-dimethyl-2-(1H-1,2,4-triazol-1-yl)pent-1-en-3-ol
No. CAS
70217-36-6
PubChem
CID 6436605
Rumus molekul
C15H17Cl2N3O
Berat molekul
326.22 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(E)-1-(2,4-dichlorophenyl)-4,4-dimethyl-2-(1,2,4-triazol-1-yl)pent-1-en-3-ol
SMILES
CC(C)(C)C(C(=CC1=C(C=C(C=C1)Cl)Cl)N2C=NC=N2)O
InChIKey
FBOUIAKEJMZPQG-AWNIVKPZSA-N
MDL
MDL01678675
Harga reguler Rp 980.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 980.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D6411 adalah Diniconazole, senyawa golongan triazol yang dikenal sebagai fungisida penghambat demetilasi (DMI) dan juga banyak dipakai sebagai bahan uji pada penelitian ilmu hayati. Di laboratorium, senyawa ini berfungsi ganda: sebagai zat uji pada kajian biokimia jalur biosintesis sterol dan sebagai bahan pembanding pada analisis residu pestisida. Kemampuannya mengganggu enzim sitokrom P450 tertentu menjadikannya alat bantu klasik untuk menelusuri peran jalur biosintesis pada sel jamur maupun jaringan tumbuhan.

Sifat yang membuat Diniconazole dipilih peneliti adalah kerja penghambatannya yang spesifik terhadap enzim bergantung sitokrom P450, khususnya pada langkah demetilasi dalam biosintesis sterol. Karena titik kerjanya jelas, senyawa ini dapat dipakai untuk memisahkan pengaruh satu jalur metabolik dari jalur lainnya dalam rancangan percobaan. Cincin triazol bertanggung jawab atas pengikatan pada pusat besi hem enzim sasaran, sementara bagian molekul lainnya menentukan kekuatan dan selektivitas pengikatan. Sebagai padatan yang stabil pada penyimpanan wajar, senyawa ini praktis ditimbang dan dilarutkan dalam pelarut organik untuk pembuatan larutan induk.

Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium ilmu hayati, fisiologi tumbuhan, fitopatologi, serta laboratorium pengujian residu pestisida pada pangan dan lingkungan yang menggunakan kromatografi. Pilihan kemasan 1 g dan 25 g mengakomodasi kebutuhan yang berbeda, mulai dari pembuatan larutan standar dalam jumlah kecil sampai percobaan perlakuan tanaman yang memerlukan bahan lebih banyak.

  • Kajian biosintesis sterol: dipakai sebagai penghambat untuk menelusuri peran langkah demetilasi bergantung sitokrom P450 pada organisme uji.
  • Penelitian fisiologi tumbuhan: diterapkan pada percobaan terkendali untuk mengamati tanggapan pertumbuhan tanaman terhadap gangguan jalur metabolik tertentu.
  • Riset fitopatologi: digunakan menguji kepekaan isolat jamur patogen tanaman terhadap senyawa triazol pada percobaan laboratorium terkendali.
  • Analisis residu pestisida: berperan sebagai bahan pembanding pada pengembangan dan validasi metode kromatografi untuk sampel pangan maupun lingkungan.
  • Studi metabolisme dan nutrisi sel: dipakai sebagai perlakuan pembanding pada percobaan yang meneliti hubungan jalur sterol dengan fungsi membran sel.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D6411
Nomor CAS 70217-36-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Cell Biology > Nutrition Research
Ukuran kemasan 1 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan; rincian tampilan per lot mengacu pada lembar data produk
Penyimpanan tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya dalam wadah tertutup rapat

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung serta jauh dari bahan pangan dan pakan. Karena senyawa ini bersifat aktif secara biologis, tangani dengan hati-hati: gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, jas laboratorium, dan lakukan penimbangan di dalam lemari asam agar debu tidak terhirup. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Jangan membuang sisa bahan atau larutan ke saluran air; kumpulkan pada wadah limbah bahan berbahaya dan serahkan kepada pengelola limbah sesuai peraturan yang berlaku.

  • European Food Safety Authority (2012). Review of the existing maximum residue levels (MRLs) for diniconazole-M according to Article 12 of Regulation (EC) No 396/2005. EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2012.2590
  • Gao dkk. (2025). Electrospinning to prepare water dispersible diniconazole/hydroxypropyl‐γ‐cyclodextrin nanofibers: increased bioavailability of diniconazole. Pest Management Science doi:10.1002/ps.70206
  • (1992). ANTIOXIDANT METABOLISM IN WATER STRESSED PEANUT TREATED WITH DINICONAZOLE. BIOTROPIA doi:10.11598/btb.1992.0.5.196

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.