TCI

CAS 509072-57-5

(2,2-Difluorocyclopropyl)methanol TCI D6473

(2,2-Difluorocyclopropyl)methanol TCI D6473

Identitas Kimia

Nama lain
2,2-Difluorocyclopropanemethanol
No. CAS
509072-57-5
PubChem
CID 2761401
Rumus molekul
C4H6F2O
Berat molekul
108.09 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Suhu simpan
0-10°C
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2,2-difluorocyclopropyl)methanol
SMILES
C1C(C1(F)F)CO
InChIKey
XOLSMTBBIZDHSG-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL06797748
Harga reguler Rp 1.936.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.936.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

(2,2-Difluorocyclopropyl)methanol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dengan dua atom fluor yang terikat pada siklopropil. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa organofluorin yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi, material, dan kimia analitik. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini juga menjadi pilihan utama dalam penelitian tentang senyawa dengan aktivitas biologis tinggi.

(2,2-Difluorocyclopropyl)methanol memiliki sifat kimia yang stabil namun sangat reaktif dalam kondisi tertentu. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti substitusi, adisi, dan reaksi ring-opening. Karakteristik reaktivitasnya membuatnya sangat diminati oleh para peneliti yang ingin menghasilkan senyawa dengan struktur kompleks dan sifat unik. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya tarik dalam hal kekhasan struktur fluorin yang memengaruhi sifat fisika dan kimia senyawa akhir.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama di bidang farmasi dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang kesehatan dan teknologi. Dengan keberadaannya di pasar lokal, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan untuk kebutuhan penelitian yang berkembang di Indonesia.

  • Dalam sintesis senyawa organofluorin, senyawa ini berfungsi sebagai bahan baku yang sangat penting karena struktur fluorinnya memengaruhi sifat biologis dan kimia senyawa akhir.
  • Dalam penelitian farmakologi, senyawa ini digunakan untuk mengembangkan senyawa dengan aktivitas terapeutik yang lebih baik karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan reseptor biologis.
  • Senyawa ini juga digunakan dalam penelitian material untuk menciptakan senyawa dengan sifat termal dan kimia yang unik, seperti ketahanan terhadap korosi.
  • Dalam analisis kimia, senyawa ini sering digunakan sebagai standar untuk kalibrasi alat analitik seperti HPLC dan GC karena sifat kimianya yang stabil.
  • Senyawa ini memiliki potensi dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang lingkungan, terutama dalam pengendalian polutan organik.

Merek TCI
Nomor CAS 509072-57-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 200mg, 1g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung.

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini harus dihindari dari kontak dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan dalam laboratorium.

—