Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1008526-71-3

tert-Butyl 3-(Aminomethyl)-3-hydroxyazetidine-1-carboxylate TCI D6492

tert-Butyl 3-(Aminomethyl)-3-hydroxyazetidine-1-carboxylate TCI D6492

Identitas Kimia

Nama lain
1-Boc-3-hydroxy-3-(aminomethyl)azetidine · 1,1-Dimethylethyl 3-(Aminomethyl)-3-hydroxy-1-azetidinecarboxylate · tert-Butyl 3-(Aminomethyl)-3-hydroxy-1-azetidinecarboxylate
No. CAS
1008526-71-3
PubChem
CID 57415900
Rumus molekul
C9H18N2O3
Berat molekul
202.25 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)(T)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
tert-butyl 3-(aminomethyl)-3-hydroxyazetidine-1-carboxylate
SMILES
CC(C)(C)OC(=O)N1CC(C1)(CN)O
InChIKey
NVEHYSKQUSAZBP-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL17015986
Harga reguler Rp 1.856.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.856.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D6492 tert-Butyl 3-(Aminomethyl)-3-hydroxyazetidine-1-carboxylate adalah building block yang menghadirkan tiga gugus fungsi berguna sekaligus dalam kerangka azetidin yang sangat ringkas: amina primer pada gugus aminometil, hidroksil tersier pada karbon ketiga cincin, dan nitrogen cincin yang terlindungi sebagai karbamat Boc. Di laboratorium sintesis, senyawa ini berperan sebagai sumber motif amino alkohol kaku yang siap dipasang pada molekul sasaran, sehingga peneliti memperoleh titik sambung polar sekaligus elemen kekakuan struktur tanpa harus melalui rangkaian sintesis bertahap yang panjang dan rawan kehilangan hasil.

Sifat yang membuat bahan ini diminati adalah keseimbangan antara polaritas dan kekakuan. Gugus hidroksil tersier menambah karakter hidrofilik yang membantu memperbaiki kelarutan dalam air, sementara posisinya pada karbon kuaterner cincin membuatnya relatif terhalang secara sterik dan karenanya kurang mengganggu reaksi pada amina primer. Amina primer sendiri merupakan nukleofil yang sangat reaktif, siap membentuk amida, sulfonamida, urea, tiourea, maupun ikatan baru melalui aminasi reduktif. Adanya gugus Boc pada nitrogen cincin memastikan reaksi tersebut berlangsung selektif tanpa kompetisi dari nitrogen kedua, sehingga pemurnian produk menjadi jauh lebih sederhana.

Laboratorium riset di Indonesia memanfaatkan bahan dengan profil seperti ini terutama pada sintesis senyawa kandidat obat, penyusunan pustaka senyawa untuk penapisan, dan penelitian tesis maupun disertasi bidang kimia organik sintetik. Pilihan kemasan 1 g dan 5 g memungkinkan penyesuaian dengan kebutuhan nyata, mulai dari percobaan awal penentuan kondisi reaksi hingga sintesis berulang untuk pengumpulan data yang memadai.

  • Pembentukan amida dan sulfonamida: amina primer bereaksi cepat dengan klorida asam maupun klorida sulfonil, menghasilkan turunan bersih yang mudah dipisahkan dan dikarakterisasi.
  • Aminasi reduktif: gugus amino bebasnya siap dikondensasikan dengan aldehida atau keton, lalu direduksi untuk membentuk amina sekunder pada perancah kaku.
  • Sintesis pustaka senyawa polar: kombinasi hidroksil dan amina menaikkan polaritas molekul, membantu memperbaiki kelarutan kandidat senyawa yang biasanya terlalu lipofilik.
  • Riset bioisoster amino alkohol: cincin azetidin memberikan kekakuan yang tidak dimiliki analog rantai terbuka, sehingga vektor gugus fungsi menjadi lebih terdefinisi.
  • Sintesis senyawa antarantara terlindungi: gugus Boc menjaga nitrogen cincin tetap tidak reaktif hingga pembukaan asam pada tahap perakitan molekul yang dikehendaki.

Merek TCI
Nomor CAS 1008526-71-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik mengacu pada keterangan label lot dan Certificate of Analysis TCI
Penyimpanan tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari kelembapan

Bahan ini mengandung amina primer dan gugus hidroksil sehingga bersifat higroskopis serta mudah menyerap karbon dioksida dari udara. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap sesuai anjuran label, dan tutup kembali di bawah aliran gas inert apabila wadah sering dibuka. Menyimpan wadah di dalam desikator merupakan praktik yang baik untuk penggunaan jangka panjang. Jauhkan dari asam kuat dan bahan pengoksidasi. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan tangani di lemari asam.

  • STUDER dkk. (1995). ChemInform Abstract: Synthesis and First Applications of a New Chiral Auxiliary (tert‐Butyl 2‐(tert‐Butyl)‐5,5‐dimethyl‐4‐oxoimidazolidine‐1‐carboxylate) (V).. ChemInform doi:10.1002/chin.199547157
  • Mamat dkk. (2012). Synthesis and Molecular Structure of tert-Butyl 4-(2-tert-butoxy-2-oxoethyl)piperazine-1-carboxylate. Crystals doi:10.3390/cryst2010090
  • Grauer dkk. (2009). Synthesis of rac-tert-butyl 3-(benzyloxycarbonylamino)-2-(4-bromophenyl)-tetrahydrofuran-3-carboxylate. Molbank doi:10.3390/m596

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.