Meso-Erythritol adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Sebagai gula tetrasakarida, meso-erythritol memiliki struktur molekuler yang stabil dan memiliki sifat fisika yang menarik, sehingga sering digunakan dalam penelitian terkait glikosains. Senyawa ini memiliki potensi sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa kompleks, serta dalam pengembangan produk farmasi dan kosmetik. Dalam laboratorium, meso-erythritol sering diaplikasikan untuk studi tentang reaktivitas molekul dan proses kimia yang melibatkan reaksi reduksi atau oksidasi.
Meso-Erythritol memiliki sifat kimia yang netral, tidak beracun, dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena sifatnya yang tidak beracun, senyawa ini relatif aman untuk digunakan dalam laboratorium, terutama dalam eksperimen yang melibatkan manipulasi senyawa kimia. Selain itu, meso-erythritol memiliki titik leleh yang tinggi, sehingga tahan terhadap suhu yang relatif tinggi selama proses sintesis atau reaksi kimia.
Di laboratorium Indonesia, meso-erythritol digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan biokimia, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi pilihan utama karena keandalan kualitas, ketersediaan dalam berbagai kemasan, dan kecocokan untuk berbagai jenis eksperimen yang memerlukan bahan kimia stabil dan aman.
- Digunakan dalam sintesis senyawa organik kompleks karena sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang baik
- Cocok untuk studi glikosains karena struktur molekuler yang mirip dengan gula alami
- Dapat digunakan dalam pengembangan produk farmasi sebagai bahan baku atau pengawet
- Memiliki potensi dalam penelitian biokimia terkait enzim dan reaksi metabolisme
- Dapat digunakan sebagai bahan pengawet dalam eksperimen biologi molekuler
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 149-32-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Meso-Erythritol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penyerapan kelembapan dan kontaminasi. Karena senyawa ini tidak beracun, penanganannya relatif aman, tetapi tetap perlu menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan dalam lemari kimia yang terpisah dari bahan kimia yang bersifat korosif atau reaktif. Selalu pastikan bahwa proses penggunaan dilakukan dalam lingkungan yang terkontrol dan sesuai dengan standar keselamatan laboratorium.
- Crich dkk. (2002). Synthesis of the mannosyl erythritol lipid MEL A; confirmation of the configuration of the meso-erythritol moiety. Tetrahedron doi:10.1016/s0040-4020(01)01087-0
- Crich dkk. (2002). ChemInform Abstract: Synthesis of the Mannosyl Erythritol Lipid MEL A: Confirmation of the Configuration of the meso‐Erythritol Moiety.. ChemInform doi:10.1002/chin.200223225
- de Koning (2004). Determination of glycerol by gas chromatography using meso-erythritol as internal standard. The Analyst doi:10.1039/b400924j
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
