2-Ethoxybenzoic Acid (2-Ethoxybenzoic Acid) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari gugus karboksilat dan gugus etoksi, sehingga memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang penting dalam sintesis senyawa organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa farmakologis, bahan kimia industri, dan produk kimia lainnya yang memerlukan reaktivitas tinggi.
2-Ethoxybenzoic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap kondisi yang berubah, seperti suhu tinggi atau kelembapan berlebihan. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga memudahkan dalam proses pelarutan dan reaksi kimia. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam reaksi kimia yang memerlukan kontrol tinggi terhadap reaktivitas dan kelarutan.
Di laboratorium Indonesia, 2-Ethoxybenzoic Acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat, bahan kimia industri, dan analisis kualitatif. Ketersediaannya yang stabil dan harga yang terjangkau membuatnya menjadi pilihan utama para peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian.
- Sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi substitusi pada gugus karboksilat untuk pembuatan senyawa kompleks
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan kelarutan dan reaktivitas optimal
- Penelitian tentang struktur molekul dan sifat kimia senyawa organik
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam proses identifikasi senyawa kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 134-11-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Ethoxybenzoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan kelembapan berlebihan. Karena sifat reaktifnya, bahan ini sebaiknya disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan proses penggunaan dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan memiliki ventilasi yang baik.
- Lai dkk. (2008). Single crystal XRD study of 4,4′-dipyridyl — p-ethoxybenzoic acid and N,N′-dipyridylpiperazine — p-ethoxybenzoic acid co-crystals: Direct evidence of H-bond interaction in the corresponding liquid-crystalline mesogenic phases. Journal of Structural Chemistry doi:10.1007/s10947-008-0193-2
- (2026). Correction to: 4-Ethoxybenzoic acid interferes with the spatiotemporal dynamics of Staphylococcus aureus ATCC 6538 biofilm formation. Journal of Applied Microbiology doi:10.1093/jambio/lxag004
- James dkk. (1998). Triphenyltin(IV) compounds with biologically active anionic groups: Crystal and molecular structures of thep-ethoxybenzoic acid, acetylsalicylic acid, phthalic acid and salicylaldehyde derivatives. Applied Organometallic Chemistry doi:10.1002/(sici)1099-0739(199801)12:1<13::aid-aoc648>3.0.co;2-4
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
