4-Ethoxybenzoic Acid (4-Ethoxybenzoic Acid) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar atau building block dalam pembuatan senyawa organik. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai substrat dalam reaksi esterifikasi, hidrolisis, atau reaksi substitusi.
Karakteristik utama dari 4-Ethoxybenzoic Acid adalah struktur molekulnya yang memiliki gugus karboksilat dan gugus etoksil. Struktur ini memberikan sifat reaktivitas yang tinggi, sehingga memungkinkan senyawa ini berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifatnya yang stabil dan mudah tersedia, senyawa ini sering dipilih dalam penelitian kimia organik.
Di laboratorium di Indonesia, 4-Ethoxybenzoic Acid digunakan dalam penelitian ilmiah dan pendidikan. Bahan ini sangat relevan untuk mahasiswa dan peneliti yang sedang mengeksplorasi sintesis senyawa organik. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan penggunaan dalam berbagai proyek penelitian.
- Sintesis senyawa organik kompleks sebagai bahan dasar dalam reaksi kimia
- Pemrosesan senyawa dalam reaksi esterifikasi untuk pembuatan ester
- Penelitian tentang struktur molekul dan aktivitas biologis senyawa
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi reaksi
- Pembuatan senyawa farmakologis sebagai bahan baku dalam farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 619-86-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung |
4-Ethoxybenzoic Acid harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko paparan.
- Lai dkk. (2008). Single crystal XRD study of 4,4′-dipyridyl — p-ethoxybenzoic acid and N,N′-dipyridylpiperazine — p-ethoxybenzoic acid co-crystals: Direct evidence of H-bond interaction in the corresponding liquid-crystalline mesogenic phases. Journal of Structural Chemistry doi:10.1007/s10947-008-0193-2
- (2026). Correction to: 4-Ethoxybenzoic acid interferes with the spatiotemporal dynamics of Staphylococcus aureus ATCC 6538 biofilm formation. Journal of Applied Microbiology doi:10.1093/jambio/lxag004
- James dkk. (1998). Triphenyltin(IV) compounds with biologically active anionic groups: Crystal and molecular structures of thep-ethoxybenzoic acid, acetylsalicylic acid, phthalic acid and salicylaldehyde derivatives. Applied Organometallic Chemistry doi:10.1002/(sici)1099-0739(199801)12:1<13::aid-aoc648>3.0.co;2-4
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
