Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2313-87-3

4-Ethoxychrysoidine Hydrochloride TCI E0054

4-Ethoxychrysoidine Hydrochloride TCI E0054

Identitas Kimia

Nama lain
4-(4-Ethoxyphenylazo)-1,3-phenylenediamine Monohydrochloride · Ethoxy Red
No. CAS
2313-87-3
PubChem
CID 16836·SID 87569367
Rumus molekul
C14H16N4O.HCl
Berat molekul
292.77 g/mol
Kemurnian
>95.0%(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-[(4-ethoxyphenyl)diazenyl]benzene-1,3-diamine;hydrochloride
SMILES
CCOC1=CC=C(C=C1)N=NC2=C(C=C(C=C2)N)N.Cl
InChIKey
IWHXNINOLLNFGP-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00042023
Harga reguler Rp 637.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 637.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI E0054 dengan nomor CAS 2313-87-3 adalah 4-Ethoxychrysoidine Hydrochloride, sebuah senyawa azo berwarna yang dipasok dalam bentuk garam hidroklorida. Di laboratorium kimia analitik, bahan ini dikenal sebagai indikator redoks yang digunakan untuk menandai titik akhir titrasi, khususnya pada titrasi yang melibatkan oksidator kuat seperti bromat dan bromin. Perannya sangat praktis: alih-alih memerlukan instrumen potensiometri, analis cukup mengamati perubahan warna larutan untuk menentukan kapan reaksi titrasi telah selesai secara stoikiometri.

Karakteristik utama yang membuat senyawa ini dipilih adalah kepekaannya terhadap oksidator serta perubahan warna yang tegas dan mudah diamati mata telanjang. Gugus azo pada struktur kromoforanya akan teroksidasi secara ireversibel ketika terdapat kelebihan oksidator di dalam larutan, sehingga warna larutan memudar atau berubah pada titik akhir titrasi. Bentuk garam hidroklorida membuat senyawa ini mudah dilarutkan dalam medium berair maupun campuran air-alkohol, sehingga penyiapan larutan indikator menjadi sederhana. Jumlah indikator yang dibutuhkan per titrasi pun sangat kecil, biasanya hanya beberapa tetes larutan encer.

Di laboratorium Indonesia, indikator seperti ini banyak dipakai pada laboratorium analisis farmasi, laboratorium pengujian mutu, laboratorium pendidikan kimia analitik, serta laboratorium industri yang menjalankan metode titrimetri baku. Tersedianya tiga ukuran kemasan, yaitu 1 g, 5 g, dan 25 g, memudahkan penyesuaian antara laboratorium pendidikan yang hanya memerlukan sedikit bahan dan laboratorium rutin dengan volume pengujian tinggi.

Brosur TCI (PDF)

  • Indikator titrasi bromatometri, karena senyawa azo ini teroksidasi tegas oleh kelebihan bromin sehingga perubahan warnanya menandai titik akhir titrasi dengan jelas.
  • Penetapan kadar bahan farmasi secara titrimetri, sebab metode titrasi berbasis oksidator memerlukan indikator visual yang andal untuk laboratorium tanpa perangkat potensiometri.
  • Praktikum kimia analitik di perguruan tinggi, karena perubahan warnanya mudah diamati mahasiswa sehingga konsep titik akhir titrasi dapat dipahami secara langsung dan visual.
  • Analisis rutin laboratorium pengujian mutu, sebab pemakaian indikator ini hemat, cepat, dan tidak membutuhkan instrumentasi mahal untuk memperoleh hasil yang dapat diandalkan.
  • Kajian perbandingan kinerja indikator redoks, karena karakter oksidasi gugus azonya dapat dibandingkan dengan indikator lain guna memilih sistem yang paling sesuai.

Merek TCI
Nomor CAS 2313-87-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Analytical Chemistry > Analytical Reagents > Titration Reagents
Ukuran kemasan 1 g, 5 g, dan 25 g
Bentuk fisik serbuk atau kristal berwarna (senyawa azo)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya dalam wadah tertutup rapat

Simpan indikator ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, serta terhindar dari sinar matahari langsung, karena senyawa azo umumnya peka terhadap cahaya dan kelembapan. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat agar kualitas indikator tetap terjaga. Larutan indikator yang telah disiapkan sebaiknya disimpan dalam botol gelap bertutup rapat dan diberi label berisi konsentrasi serta tanggal pembuatan. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pengaman saat menimbang karena serbuk pewarna mudah beterbangan dan dapat menodai kulit, pakaian, maupun permukaan meja kerja.

—