Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 634-35-5

Quinoline Ethiodide TCI E0173

Quinoline Ethiodide TCI E0173

Identitas Kimia

Nama lain
1-Ethylquinolinium Iodide
No. CAS
634-35-5
PubChem
CID 69446·SID 87569466
Rumus molekul
C11H12IN
Berat molekul
285.13 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-ethylquinolin-1-ium iodide
SMILES
CC[N+]1=CC=CC2=CC=CC=C21.[I-]
InChIKey
PMYUGMDDIBOXQM-UHFFFAOYSA-M
MDL
MDL00041996
Harga reguler Rp 1.565.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.565.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI E0173 Quinoline Ethiodide adalah garam kuaterner dari kuinolina yang atom nitrogennya telah dietilasi, dengan ion iodida sebagai pasangan anionnya. Senyawa ini digolongkan sebagai building block heterosiklik karena kerangka kuinolina memiliki nitrogen di dalam cincin aromatik gabungannya. Di laboratorium, garam N-etilkuinolinium seperti ini dipakai sebagai bahan awal sintesis senyawa heterosiklik bermuatan, sebagai substrat dalam kajian reaksi reduksi dan transfer hidrida, serta sebagai komponen dalam pembuatan pewarna dan bahan fungsional berbasis kuinolina.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah karakter kekurangan elektron yang muncul akibat muatan positif pada nitrogen. Cincin kuinolinium menjadi jauh lebih mudah menerima nukleofil maupun hidrida dibandingkan kuinolina netral, sehingga senyawa ini menjadi substrat yang bersih untuk mempelajari reaksi adisi pada cincin heteroaromatik dan pembentukan turunan dihidrokuinolina. Berbeda dari turunan kuinaldina, senyawa ini tidak memiliki gugus metil teraktivasi pada posisi 2, sehingga reaksi terarah pada cincin itu sendiri. Sebagai garam ionik berupa padatan, senyawa ini larut baik dalam pelarut polar dan mudah ditimbang dengan tepat.

Kebutuhan akan senyawa ini di Indonesia umumnya berasal dari kelompok riset kimia organik dan kimia fisik organik di perguruan tinggi, terutama yang mempelajari mekanisme reaksi heterosiklik, katalisis, atau pengembangan bahan berpendar. Kemasan 25 g memberi keleluasaan untuk menjalankan rangkaian percobaan dengan pengulangan yang memadai, sehingga hasil penelitian dapat divalidasi tanpa terkendala ketersediaan bahan awal.

  • Substrat kajian transfer hidrida dan reduksi, karena cincin kuinolinium yang kekurangan elektron mudah menerima hidrida dan membentuk turunan dihidro yang terukur.
  • Sintesis senyawa heterosiklik bermuatan, sebab garam kuaterner ini menyediakan inti kuinolinium siap pakai untuk modifikasi lebih lanjut pada cincin aromatiknya.
  • Riset pewarna dan bahan berpendar berbasis kuinolina, mengingat sistem terkonjugasinya menghasilkan sifat serapan dan emisi yang menarik untuk dikembangkan.
  • Studi reaksi adisi nukleofilik pada heteroaromatik, karena muatan positif nitrogen mengaktifkan cincin sehingga pola serangan nukleofil dapat dipetakan dengan jelas.
  • Percobaan kimia fisik organik mengenai efek muatan, sebab perbandingan langsung dengan kuinolina netral memperlihatkan pengaruh kuaternisasi terhadap reaktivitas molekul.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 634-35-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik padatan kristalin berupa garam iodida
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya mengikuti anjuran produsen

Seperti garam iodida lainnya, bahan ini peka terhadap cahaya dan dapat berubah warna bila terpapar lama, sehingga penyimpanan sebaiknya dilakukan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di dalam lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan gelap. Tutup wadah segera setelah pengambilan untuk mencegah penyerapan uap air, dan gunakan spatula bersih serta kering agar tidak terjadi kontaminasi silang antar bahan. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium; lakukan penimbangan di lemari asam atau ruang berventilasi baik agar debu halus tidak terhirup. Simpan terpisah dari oksidator kuat, dan buang sisa bahan melalui prosedur limbah kimia yang berlaku.

—