=====PRODUK 1=====
Quinoline N-Oxide Hydrate dari TCI dengan nomor CAS 198878-42-1 merupakan senyawa heterosiklik bernitrogen yang berperan penting sebagai bahan baku (building block) dalam sintesis organik di laboratorium kimia. Senyawa ini merupakan turunan kuinolin yang mengalami oksidasi pada atom nitrogen, sehingga membentuk gugus N-oksida yang reaktif dan serbaguna. Di laboratorium, bahan ini lazim digunakan untuk membangun kerangka kuinolin yang tersubstitusi, yang banyak ditemukan pada senyawa farmasi, agrokimia, dan bahan fungsional. Peranannya meliputi prekursor dalam reaksi kopling silang, substrat dalam reaksi katalitik logam transisi, serta sumber oksigen atom dalam berbagai transformasi oksidatif. Dengan demikian, keberadaan bahan ini sangat menunjang penelitian kimia organik, kimia medisinal, dan pengembangan metodologi sintesis yang membutuhkan kerangka heterosiklik bernitrogen.
Keunggulan Quinoline N-Oxide Hydrate terletak pada kereaktifan gugus N-oksida yang memungkinkan senyawa ini berpartisipasi dalam beragam reaksi, termasuk aktivasi C-H, reaksi oksidasi, dan pembentukan ikatan karbon-heteroatom. Bentuk hidratnya memberikan stabilitas dan kemudahan penanganan dibandingkan bentuk anhidrat yang cenderung higroskopis. Sebagai produk dari TCI, bahan ini ditawarkan dalam kemasan 5 gram dan 25 gram dengan kualitas yang konsisten untuk keperluan penelitian. Sifat kelarutannya yang baik dalam pelarut organik polar memudahkan penggunaannya dalam berbagai kondisi reaksi. Selain itu, senyawa ini dapat berfungsi sebagai ligan oksigen atau pengoksidasi lunak dalam sistem katalitik, sehingga menjadi pilihan menarik bagi peneliti yang mengembangkan jalur sintesis yang lebih efisien dan selektif.
Di laboratorium Indonesia, Quinoline N-Oxide Hydrate banyak dimanfaatkan oleh perguruan tinggi, lembaga riset, dan industri kimia dalam kegiatan penelitian sintesis organik, pengembangan obat, serta studi kimia bahan. Ketersediaannya dalam kemasan kecil seperti 5 gram dan 25 gram sangat membantu laboratorium pendidikan dan riset tahap awal yang membutuhkan jumlah bahan terbatas namun berkualitas. Dengan dukungan distribusi dari AMI Scientific, laboratorium di Indonesia dapat memperoleh bahan ini dengan mudah untuk mendukung penelitian kimia organik dan kimia medisinal yang terus berkembang di tanah air.
- Sintesis senyawa heterosiklik kuinolin — Quinoline N-Oxide dapat diubah menjadi berbagai turunan kuinolin tersubstitusi melalui reaksi dengan nukleofil atau reagen organologam, menjadikannya bahan baku penting untuk membangun kerangka heterosiklik yang bernilai farmasi.
- Reaksi oksidasi dan transfer oksigen atom — gugus N-oksida pada senyawa ini mampu bertindak sebagai donor oksigen dalam reaksi katalitik logam transisi, sehingga cocok untuk transformasi oksidatif yang membutuhkan oksidan lunak dan selektif.
- Aktivasi ikatan C-H secara katalitik — Quinoline N-oxide sering digunakan sebagai pengoksidasi eksternal atau directing group dalam reaksi fungsionalisasi C-H yang dikatalisis logam, mendukung pembentukan ikatan karbon-karbon dan karbon-heteroatom secara efisien.
- Pengembangan metodologi sintesis organik — sebagai substrat model yang relatif mudah ditangani, senyawa ini ideal untuk menguji kondisi reaksi baru, katalis, atau ligan dalam penelitian metodologi di laboratorium kimia organik.
- Studi kimia medisinal dan penemuan obat — kerangka kuinolin yang dapat diperoleh dari senyawa ini merupakan struktur inti pada banyak obat antimikroba dan antimalaria, sehingga bahan ini menunjang riset penemuan kandidat obat baru.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 198878-42-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | senyawa hidrat, umumnya berupa padatan kristalin |
| Penyimpanan | simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya langsung |
Simpan Quinoline N-Oxide Hydrate dalam wadah asli yang tertutup rapat pada suhu ruang yang sejuk dan kering, jauh dari sumber panas, api, serta paparan langsung sinar matahari. Karena berbentuk hidrat, hindari penyimpanan pada lingkungan yang sangat kering atau sangat lembap agar kadar airnya tetap stabil. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat menimbang atau memindahkan bahan. Bekerjalah di dalam lemari asam bila reaksi melibatkan pemanasan atau pelarut volatil. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta cuci area yang terkena bahan dengan air mengalir. Patuhi lembar data keselamatan bahan (SDS) dari pemasok.
—
