Quinoline Isoamyl Iodide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan memainkan peran penting dalam pembentukan senyawa-senyawa dengan sifat tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai reaktan atau intermediat dalam proses sintesis senyawa organik. Karena sifat kimianya yang unik, Quinoline Isoamyl Iodide menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan farmakologi.
Quinoline Isoamyl Iodide memiliki sifat kimia yang stabil namun reaktif, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia yang memerlukan keberadaan iodida sebagai reaktan. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform. Karena sifat tersebut, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium dan memudahkan proses sintesis.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Quinoline Isoamyl Iodide sering digunakan oleh peneliti dan mahasiswa dalam penelitian kimia organik. Bahan ini menjadi bagian dari proses penelitian yang berkembang di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya pilihan yang praktis dan efektif untuk keperluan penelitian.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi iodida dalam sintesis senyawa organik
- Pengujian reaktivitas senyawa kimia dalam analisis struktur molekuler
- Penelitian farmakologi untuk pengembangan senyawa bioaktif
- Penggunaan dalam reaksi kimia untuk pembentukan senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 54899-89-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan panas |
Quinoline Isoamyl Iodide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung serta panas. Bahan ini bersifat kimia yang reaktif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati menggunakan peralatan pelindung yang sesuai. Simpan di tempat yang kering dan tidak terpapar udara bebas. Pastikan area penyimpanan memenuhi standar keselamatan laboratorium untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
—
