Quinoline adalah senyawa heterosiklik yang memiliki struktur aromatik dan merupakan salah satu senyawa dasar dalam kimia organik. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang farmasi dan kimia organik. Dalam laboratorium, quinoline berperan sebagai komponen penting dalam pembuatan obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, quinoline menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan senyawa heterosiklik.
Quinoline memiliki sifat kimia yang unik, yaitu kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya. Senyawa ini bersifat polar dan memiliki titik leleh yang relatif tinggi, sehingga mudah dalam proses pemisahan dan penguapan. Karena kestabilannya dalam kondisi tertentu, quinoline mudah disimpan dan digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Sifat ini membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, quinoline digunakan secara luas dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang farmasi, kimia organik, dan analisis kimia. Banyak institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia memanfaatkan quinoline sebagai bahan dasar dalam eksperimen dan pengembangan produk baru. Ketersediaan quinoline dalam bentuk yang berkualitas tinggi memastikan keakuratan hasil penelitian di laboratorium lokal.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi kimia organik dalam pembuatan senyawa kompleks
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam kimia analitik
- Pembuatan pestisida dan bahan kimia industri
- Penelitian tentang struktur dan reaktivitas senyawa heterosiklik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 91-22-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Quinoline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruangan dengan suhu rendah dan kelembapan terkontrol. Karena sifat kimianya yang stabil, quinoline tidak terlalu rentan terhadap oksidasi, tetapi tetap perlu dihindari kontak dengan bahan kimia berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung.
- El-Gohary (2013). Synthesis and in vitro antitumor activity of new quinoline, pyrimido[4,5-b]quinoline, [1,2,3]triazino[4,5-b]quinoline, and [1,2,4]triazolo[2′,3′:3,4]pyrimido[6,5-b]quinoline analogs. Medicinal Chemistry Research doi:10.1007/s00044-013-0519-2
- Ujawane dkk. (2015). Endocrine disruptor effects of quinoline (CAS: 91-22-5) in the intact juveniles/peripubertal male rats. Toxicology Letters doi:10.1016/j.toxlet.2015.08.982
- Ujawane dkk. (2015). Quinoline (CAS: 91-22-5) effect on pubertal development and thyroid function in the intact peripubertal female rats. Toxicology Letters doi:10.1016/j.toxlet.2015.08.981
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
