2-Ethoxyphenol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan turunannya. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai komponen penting dalam pembuatan senyawa organik kompleks. Sebagai bahan pembangun (building block), 2-Ethoxyphenol memiliki peran kritis dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
Dalam bentuk cair, 2-Ethoxyphenol memiliki aroma khas dan sifat kimia yang stabil, sehingga memudahkan proses reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk laboratorium yang membutuhkan bahan yang mudah dioperasikan dan memiliki konsistensi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, 2-Ethoxyphenol sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini menjadi bagian dari proses sintesis senyawa yang diperlukan untuk pengembangan produk farmasi, bahan kimia industri, dan penelitian material baru. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh peneliti dan institusi pendidikan.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa organik berbasis fenol
- Pembuatan bahan intermediet untuk industri kimia dan farmasi
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa aromatik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik yang memerlukan bahan aktif
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 94-71-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
2-Ethoxyphenol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat mudah menguap, sehingga wadah harus rapat untuk mencegah penguapan. Dalam penggunaan, perlu dipakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- Odabaşoğlu dkk. (2012). (E)-2-[(2,4-Dimethylphenylimino)methyl]-6-ethoxyphenol and (E)-2-[(2,4-dichlorophenylimino)methyl]-6-ethoxyphenol. Acta Crystallographica Section A Foundations of Crystallography doi:10.1107/s0108767312095013
- Beyersdorf-Radeck dkk. (1994). A Microbial Sensor for 2-Ethoxyphenol. Analytical Letters doi:10.1080/00032719408001073
- PANG dkk. (1996). ChemInform Abstract: Phase‐Transfer‐Catalyzed Synthesis of O‐Ethoxyphenol under Microwave Irradiation.. ChemInform doi:10.1002/chin.199650069
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
