2-Ethyl-2-imidazoline adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik. Senyawa ini sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia sebagai bahan baku atau intermediet. Dalam laboratorium, senyawa ini memiliki peran penting dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang organik dan farmasi. Karena struktur molekulnya yang unik, senyawa ini dapat berfungsi sebagai donor elektron atau reaktif dalam berbagai reaksi kimia.
2-Ethyl-2-imidazoline memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia berjalan efisien. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai proses sintesis. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah diolah, senyawa ini menjadi pilihan yang populer dalam laboratorium kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia. Karena ketersediaan dan kehandalannya, senyawa ini sering dipilih oleh para peneliti dan mahasiswa untuk berbagai eksperimen kimia. Dengan dukungan dari AMI Scientific, senyawa ini mudah diperoleh dan siap digunakan untuk berbagai keperluan laboratorium.
- Sintesis senyawa heterociklik untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa organik
- Pengujian reaktivitas senyawa kimia dalam analisis kimia
- Pembuatan bahan baku untuk industri farmasi
- Penelitian struktur molekul dalam bidang kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 930-52-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung. Simpan di tempat sejuk dan kering untuk mempertahankan stabilitas kimia. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata selama penanganan. Pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kecelakaan.
—
