Ethylene Glycol Monoacetoacetate Monomethacrylate (stabilized with BHT) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi kimia, terutama dalam pembuatan polimer dan senyawa dengan struktur tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang membantu dalam proses penelitian dan pengembangan senyawa baru.
Senyawa ini memiliki sifat stabil dan tidak mudah terurai, terutama karena adanya stabilisator BHT yang mencegah oksidasi. Karena sifatnya yang tidak reaktif dan mudah disimpan, senyawa ini menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai eksperimen kimia. Selain itu, senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan pemrosesan dalam laboratorium.
Di lingkungan laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang material dan farmasi. Karena ketersediaannya yang stabil dan kualitasnya yang baik, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan praktisi kimia di berbagai institusi pendidikan dan industri.
- Digunakan dalam sintesis senyawa polimer untuk pengembangan bahan baru.
- Cocok untuk penelitian dalam bidang farmasi untuk pembuatan obat.
- Dapat dimanfaatkan dalam proses pembuatan bahan baku untuk industri kosmetik.
- Berguna dalam eksperimen kimia untuk menghasilkan senyawa organik kompleks.
- Dapat digunakan dalam analisis kimia untuk memperoleh data struktur molekul.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 21282-97-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan panas |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung serta panas. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil akan memperpanjang masa pakai bahan. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
- Ganewatta dkk. (2018). Poly(glyceryl monomethacrylate-co-ethylene glycol dimethacrylate) monolithic columns with incorporated bare and surface modified gluconamide fumed silica nanoparticles for hydrophilic interaction capillary electrochromatography. Talanta doi:10.1016/j.talanta.2017.11.062
- Qin dkk. (2010). Grafting poly(ethylene glycol) monomethacrylate onto Fe3O4 nanoparticles to resist nonspecific protein adsorption. Applied Surface Science doi:10.1016/j.apsusc.2010.07.050
- Střelec dkk. (2002). Modification of capillary electrophoresis capillaries by poly(hydroxyethyl methacrylate), poly(diethylene glycol monomethacrylate) and poly(triethylene glycol monomethacrylate). ELECTROPHORESIS doi:10.1002/1522-2683(200202)23:4<528::aid-elps528>3.0.co;2-w
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
