Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 7335-06-0

1-Ethylpyrrolidine TCI E0510

1-Ethylpyrrolidine TCI E0510

Identitas Kimia

No. CAS
7335-06-0
PubChem
CID 81782·SID 87569759
Rumus molekul
C6H13N
Berat molekul
99.18 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-ethylpyrrolidine
SMILES
CCN1CCCC1
InChIKey
ONQBOTKLCMXPOF-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL01632186
Harga reguler Rp 2.121.000,00
Harga reguler Rp 1.498.350,00 Harga obral Rp 2.121.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI E0510 1-Ethylpyrrolidine adalah amina tersier siklik sederhana yang terdiri atas cincin pirolidin jenuh beranggota lima dengan gugus etil pada atom nitrogen. Senyawa ini berperan di laboratorium terutama sebagai basa organik dan sebagai blok pembangun kecil dalam sintesis organik. Sebagai amina tersier tanpa hidrogen pada nitrogen, ia dapat menangkap proton yang terbentuk selama reaksi asilasi, alkilasi, atau sulfonilasi tanpa ikut bereaksi membentuk produk sampingan amida, sehingga sering dipilih ketika kimiawan membutuhkan penetral asam yang bersih.

Sifat yang membuatnya menarik mencakup kebasaan yang memadai, ukuran molekul yang kecil, serta kemudahan pemisahannya dari campuran reaksi. Karena senyawa ini mudah menguap dan larut baik dalam pelarut organik umum, sisa basa biasanya dapat dihilangkan dengan penguapan atau pencucian asam encer tanpa prosedur pemurnian yang rumit. Cincin pirolidin juga memberi profil sterik yang berbeda dibandingkan trietilamina, sehingga kadang memberikan hasil yang lebih baik pada reaksi yang sensitif terhadap halangan ruang. Sebagai konsekuensi dari volatilitasnya, bahan ini mudah terbakar dan berbau amina yang kuat.

Di Indonesia, senyawa ini umum dijumpai pada laboratorium sintesis organik perguruan tinggi, laboratorium riset kimia lembaga penelitian, serta unit pengembangan proses di industri kimia dan farmasi. Kemasan lima dan dua puluh lima gram memberi keleluasaan antara pemakaian eksplorasi skala kecil dan reaksi berulang yang memerlukan basa dalam jumlah lebih besar sepanjang satu proyek penelitian.

  • Basa penetral asam pada reaksi asilasi dan sulfonilasi: menangkap hidrogen halida yang terbentuk tanpa ikut membentuk produk sampingan amida yang mengganggu.
  • Blok pembangun amina siklik: kerangka pirolidin teralkilasi dipakai menyusun molekul target yang memerlukan fragmen amina jenuh berukuran kecil.
  • Pembentukan garam amonium kuaterner: nitrogen tersiernya mudah dikuaternisasi untuk menghasilkan surfaktan kationik atau katalis transfer fasa skala laboratorium.
  • Studi kebasaan dan nukleofilisitas amina: strukturnya sederhana dan terdefinisi sehingga cocok sebagai senyawa model pada eksperimen kimia fisik organik.
  • Aditif dan pengubah kondisi reaksi: dapat ditambahkan untuk menyesuaikan keasaman medium pada reaksi katalitik yang sensitif terhadap kondisi asam.

Merek TCI
Nomor CAS 7335-06-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan mudah menguap dengan bau amina yang khas
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan berventilasi, jauh dari api dan sumber panas

Senyawa ini mudah menguap dan mudah terbakar, sehingga penyimpanannya harus di tempat sejuk, berventilasi baik, dan jauh dari nyala api, percikan listrik, permukaan panas, serta bahan pengoksidasi kuat dan asam pekat. Gunakan wadah tertutup rapat dan pastikan tutup benar-benar kencang karena uap amina berbau tajam dapat mencemari ruang penyimpanan bila terjadi kebocoran. Seluruh pemindahan dan penimbangan wajib dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, sebab uapnya mengiritasi mata serta saluran pernapasan. Siapkan pemadam api yang sesuai di area kerja dan tampung sisa bahan sebagai limbah kimia organik mudah terbakar.

  • González dkk. (2005). Novel Dual-Stimuli-Responsive Polymers Derived from Ethylpyrrolidine. Macromolecules doi:10.1021/ma050939a
  • Carrasco-Pancorbo dkk. (2007). Coelectroosmotic capillary electrophoresis of phenolic acids and derivatized amino acids using N,N-dimethylacrylamide-ethylpyrrolidine methacrylate physically coated capillaries. Talanta doi:10.1016/j.talanta.2006.04.028
  • Tanaka dkk. (1996). Asymmetric Syntheses of (2R, 4S)-4-Amino-4-carboxy-2-methylpyrrolidine and (2R, 4S)-4-Amino-2-carboxy-2-ethylpyrrolidine as Novel 2-Alkyl-substituted (-)-Cucurbitine Analogues. HETEROCYCLES doi:10.3987/com-95-7277

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.