2-(2-Hydroxyethyl)-1-methylpyrrolidine adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam sintesis organik sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, seperti reaksi substitusi, reduksi, dan oksidasi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai komponen utama dalam pembuatan senyawa farmakologis, bahan polimer, dan produk kimia industri.
Senyawa ini memiliki sifat polar dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karena sifat ini, senyawa ini mudah diolah dalam reaksi kimia dan memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini dalam proyek kimia organik dan farmakologi. Ketersediaannya dan kualitasnya menjadikannya pilihan yang relevan bagi para peneliti lokal.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa farmakologis karena kemampuannya dalam reaksi kimia kompleks
- Pembuatan bahan polimer sintetis sebagai komponen utama dalam reaksi polimerisasi
- Pengembangan produk kimia industri untuk aplikasi dalam bidang material
- Penelitian ilmiah di bidang kimia organik untuk eksplorasi struktur senyawa baru
- Pemrosesan senyawa heterosiklik dalam sintesis senyawa aktif biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 67004-64-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Karena sifat polar, wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—

