Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 89797-68-2

5-(Ethylthio)-1H-tetrazole TCI E0670

5-(Ethylthio)-1H-tetrazole TCI E0670

Identitas Kimia

Nama lain
ETT
No. CAS
89797-68-2
PubChem
CID 2758928·SID 87558260
Rumus molekul
C3H6N4S
Berat molekul
130.17 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
5-ethylsulfanyl-2H-tetrazole
SMILES
CCSC1=NNN=N1
InChIKey
GONFBOIJNUKKST-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00068733
Harga reguler Rp 823.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 823.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI E0670 5-(Ethylthio)-1H-tetrazole, yang di kalangan peneliti biasa disingkat ETT, adalah senyawa tetrazol tersubstitusi tioeter yang menempati posisi istimewa dalam kimia asam nukleat sintetis. Di laboratorium, bahan ini paling dikenal sebagai aktivator pada sintesis oligonukleotida dengan metode fosforamidit, yaitu reagen asam lemah yang memprotonasi nitrogen fosforamidit sehingga gugus diisopropilamino menjadi gugus pergi yang baik dan reaksi penggandengan dengan gugus hidroksil bebas dapat berlangsung. Tanpa aktivator yang tepat, siklus sintesis rantai DNA maupun RNA tidak akan berjalan dengan efisiensi yang memadai.

Keunggulan yang membuat ETT banyak dipilih adalah keasamannya yang lebih tinggi dibandingkan 1H-tetrazol klasik, disertai kelarutan yang lebih baik dalam asetonitril kering yang menjadi pelarut baku pada sintesis otomatis. Kombinasi kedua sifat ini menghasilkan aktivasi yang lebih cepat dan efisiensi penggandengan yang lebih tinggi per siklus, hal yang sangat berarti ketika merakit rantai panjang karena keberhasilan tiap langkah terkalikan sepanjang urutan. ETT juga bekerja baik pada monomer RNA yang ruahnya besar dan lebih sulit diaktifkan, serta mengurangi kebutuhan waktu penggandengan yang panjang sehingga siklus sintesis menjadi lebih ringkas dan hemat reagen secara keseluruhan.

Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium bioteknologi molekuler, fasilitas sintesis oligonukleotida, serta kelompok riset kimia bahan alam dan kimia medisinal yang mengerjakan modifikasi asam nukleat. Tersedianya kemasan 1 g dan 5 g memudahkan laboratorium menyesuaikan pembelian dengan intensitas pemakaian, baik untuk percobaan rintisan maupun untuk operasional sintesis yang berjalan rutin.

  • Aktivator sintesis oligonukleotida DNA: keasamannya yang memadai mempercepat aktivasi fosforamidit sehingga efisiensi penggandengan tiap siklus tetap tinggi.
  • Sintesis oligonukleotida RNA: reagen ini mampu mengaktifkan monomer berukuran ruah yang biasanya sulit digandengkan dengan aktivator konvensional yang lebih lemah.
  • Pembuatan oligonukleotida termodifikasi: sifatnya yang kuat mendukung penggandengan fosforamidit khusus seperti penanda fluoresen dan penghubung rantai samping.
  • Sintesis fosforamidit skala laboratorium: kelarutannya yang baik dalam asetonitril kering memudahkan penyiapan larutan aktivator untuk sintesizer otomatis maupun manual.
  • Kajian kimia fosfor organik: perannya sebagai katalis asam lemah berguna dalam menelaah mekanisme reaksi pembentukan ikatan fosfit triester di laboratorium.

Merek TCI
Nomor CAS 89797-68-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan kristalin; rujuk CoA lot untuk penampakan dan warna pasti
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat dan terlindung kelembapan

Kelembapan adalah musuh utama reagen ini karena air mengganggu kimia fosforamidit secara langsung, sehingga wadah harus selalu tertutup rapat dan sebaiknya disimpan di dalam desikator atau lemari kering. Larutan dalam asetonitril hendaknya disiapkan dengan pelarut anhidrat dan digunakan dalam waktu wajar. Perlu diperhatikan bahwa senyawa golongan tetrazol dapat bersifat energetik bila dipanaskan kuat, sehingga hindari suhu tinggi, gesekan, dan benturan. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan di lemari asam dengan ventilasi memadai.

—