Etoposide adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa kimia yang memiliki aktivitas biologis tinggi, terutama dalam penghambatan enzim topoisomerase II. Dalam laboratorium, Etoposide sering digunakan untuk studi mekanisme aksi obat, pengujian toksisitas, serta penelitian tentang efek senyawa pada sel manusia. Sebagai bahan aktif farmakologis, Etoposide juga menjadi bahan penting dalam pengembangan obat anti-kanker.
Etoposide memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap paparan cahaya dan suhu tinggi. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena sifat tersebut, Etoposide mudah dilarutkan dan digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan eksperimen biokimia. Kemurnian tinggi dan konsistensi kualitas menjadikannya pilihan utama para peneliti di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Etoposide sering digunakan dalam penelitian kanker, farmakologi, dan biokimia. Bahan ini menjadi alat penting untuk memahami mekanisme kerja obat dan pengembangan terapi baru. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia memanfaatkan Etoposide untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan aktivitas biologis spesifik.
- Pengujian aktivitas anti-kanker untuk memahami mekanisme penghambatan sel kanker
- Penelitian mekanisme aksi obat pada enzim topoisomerase II
- Eksperimen biokimia untuk studi interaksi senyawa dengan protein target
- Pengembangan obat baru melalui uji toksisitas dan efektivitas
- Studi farmakodinamik untuk mengevaluasi respons biologis terhadap senyawa
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 33419-42-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 100mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Etoposide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Karena sifatnya yang sensitif terhadap cahaya dan suhu, sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin jika tidak digunakan dalam waktu singkat. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan terhindar dari kontaminasi. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- (2016). Cisplatin/etoposide/ifosfamide. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-016-19338-2
- &NA; (1990). Etoposide see Cisplatin/etoposide. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-199003300-00030
- &NA; (1991). Etoposide see Teniposide/etoposide. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-199103520-00028
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
