2-Ethoxybenzoyl Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan turunannya. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan senyawa dengan struktur kompleks, seperti ester atau amida. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku yang sangat penting untuk pengembangan senyawa baru, baik dalam penelitian maupun pengembangan produk industri.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang baik, 2-Ethoxybenzoyl Chloride menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi substitusi dan reaksi sililasi. Sifat kimianya yang mudah bereaksi dengan berbagai reagen seperti amina, alkohol, atau hidrazin membuatnya sangat fleksibel dalam berbagai aplikasi sintetik. Senyawa ini juga memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi yang menghasilkan senyawa dengan berbagai fungsi biologis.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering diaplikasikan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis atau pengembangan bahan kimia industri. Ketersediaannya yang stabil dan kualitasnya yang terjamin membuatnya menjadi pilihan utama para peneliti lokal.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Reaksi substitusi untuk pembuatan ester dan amida dengan struktur beragam
- Pengembangan bahan kimia baru dalam penelitian material organik
- Reaksi sililasi untuk modifikasi senyawa aromatik
- Pembuatan senyawa aktif biologis dalam penelitian farmakologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 42926-52-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Ethoxybenzoyl Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan udara, cahaya, dan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
