TCI E0781 7-Ethylcamptothecin adalah turunan alkaloid kamptotesin yang membawa gugus etil pada posisi 7 kerangka pentasiklik khasnya. Digolongkan dalam kelompok biokimia dan reagen alkaloid, senyawa ini menjadi bahan penting pada penelitian biologi sel, farmakologi, dan kimia medisinal karena kamptotesin beserta turunannya dikenal sebagai penghambat enzim topoisomerase I. Di laboratorium, bahan ini dipakai baik sebagai senyawa uji pada percobaan biologi molekuler maupun sebagai bahan antara pada sintesis turunan kamptotesin lanjutan, sehingga kehadirannya menjembatani pekerjaan kimia sintesis dengan pengujian aktivitas biologis pada satu alur penelitian.
Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah kerangka kamptotesin yang utuh dan terdefinisi, disertai substituen etil pada posisi 7 yang menjadi titik masuk penting untuk modifikasi lanjutan. Posisi ini merupakan simpul struktural yang banyak dieksplorasi dalam upaya menyetel sifat kelarutan dan profil aktivitas turunan kamptotesin. Bahan berbentuk padatan dan umumnya dilarutkan dalam pelarut organik polar seperti dimetil sulfoksida untuk pembuatan larutan induk pada uji sel. Kerangka laktonnya perlu diperlakukan hati-hati terhadap kondisi basa dan cahaya agar struktur tetap terjaga. Sebagai produk TCI, tiap lot disertai data analisis yang membantu peneliti memastikan identitas bahan sebelum digunakan pada eksperimen biologis yang mahal dan panjang.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini biasanya digunakan pada penelitian antikanker tahap praklinis, kajian mekanisme kerusakan DNA, dan pengembangan sistem penghantaran obat di fakultas farmasi, kedokteran, serta lembaga riset biomedis. Kemasan 100 mg sangat sesuai untuk uji sel skala kecil yang hanya membutuhkan bahan dalam jumlah mikrogram hingga miligram, sedangkan kemasan 1 g mendukung pekerjaan sintesis turunan yang memerlukan bahan awal lebih banyak.
Brosur TCI (PDF)
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 35
- Kajian penghambatan topoisomerase I: dipakai sebagai senyawa uji untuk menelaah mekanisme kerusakan DNA dan respons perbaikan pada percobaan biokimia serta seluler.
- Uji sitotoksisitas in vitro: digunakan pada pengujian viabilitas sel dan kajian apoptosis sebagai senyawa pembanding pada penelitian antikanker tahap praklinis.
- Bahan antara sintesis turunan kamptotesin: substituen etil posisi 7 menjadi titik awal modifikasi lanjutan untuk memperoleh analog dengan sifat yang disesuaikan.
- Riset penghantaran obat: dimuat ke dalam nanopartikel, liposom, atau konjugat polimer untuk mempelajari peningkatan kelarutan dan pelepasan terkendali senyawa aktif.
- Bahan rujukan analitik: berperan sebagai pembanding pada pengembangan metode HPLC dan spektrometri massa untuk identifikasi serta kuantifikasi alkaloid kamptotesin.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 78287-27-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Alkaloids |
| Ukuran kemasan | 100 mg dan 1 g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan gelap dalam wadah tertutup rapat; penyimpanan dingin dianjurkan |
Turunan kamptotesin merupakan senyawa aktif secara biologis dan bersifat sitotoksik, sehingga penanganannya menuntut kehati-hatian tinggi. Lakukan penimbangan di dalam lemari asam atau kabinet penimbangan bertekanan negatif dengan sarung tangan ganda, masker partikulat, pelindung mata, dan jas laboratorium tertutup untuk menghindari terhirup atau tersentuhnya bahan. Simpan wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap; penyimpanan dingin serta terlindung cahaya membantu menjaga kestabilan cincin lakton. Larutan induk sebaiknya dibuat dalam jumlah kecil, diberi label lengkap, dan disimpan dalam alikuot beku untuk menghindari siklus beku–leleh berulang. Kumpulkan seluruh limbah sitotoksik secara terpisah menurut prosedur laboratorium.
- Liu dkk. (2018). Binding Performance of Human Intravenous Immunoglobulin and 20(S)-7-Ethylcamptothecin. Molecules doi:10.3390/molecules23092389
- Wang dkk. (2007). New Route for Conversion of Camptothecin to 7‐Ethylcamptothecin and 7‐Propylcamptothecin. Synthetic Communications doi:10.1080/00397910601038723
- Watanabe dkk. (2012). Practical Synthesis of (20S)‐10‐(3‐Aminopropyloxy)‐7‐ethylcamptothecin, a Water‐Soluble Analogue of Camptothecin. Chemistry – An Asian Journal doi:10.1002/asia.201200904
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAlkaloidsQuinoline Alkaloids
- Biochemicals and ReagentsEnzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme SubstratesEnzyme Inhibitors [Biochemicals and Reagents]
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antitumor Research Reagents (for Experimental Use)
- Cell BiologyApoptosisApoptosis Inducers
- Cell BiologyCancer ResearchAntitumor Agents for Research
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antitumor Research Reagents (for Experimental Use)
