2-(3-Ethoxy-4-ethoxycarbonylphenyl)acetic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan penggunaannya dalam pembentukan senyawa heterosiklik atau senyawa dengan struktur ring tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa yang memiliki aktivitas biologis atau sifat kimia tertentu.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses manipulasi dan reaksi kimia. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini juga memiliki potensi dalam aplikasi sintesis yang memerlukan reaktivitas tinggi. Keberagaman struktur molekulnya membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk penelitian kimia organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa baru. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian sering memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku dengan struktur tertentu.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia organik yang memerlukan bahan baku dengan struktur kompleks
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia
- Pembuatan senyawa dengan sifat tertentu untuk aplikasi industri
- Eksperimen kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 99469-99-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Simpan di tempat yang sejuk dan kering untuk mencegah degradasi. Saat memanjangkannya, gunakan peralatan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti wadah plastik atau gelas yang tidak reaktif. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk keselamatan.
—
