3-Ethoxyacryloyl Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, seperti reaksi substitusi atau adisi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun molekul kompleks yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
Karena sifatnya yang reaktif, 3-Ethoxyacryloyl Chloride memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lainnya, seperti amina, hidroksil, atau hidrogen. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam reaksi kimia yang membutuhkan pembentukan ikatan baru. Selain itu, senyawa ini stabil dalam kondisi tertentu dan mudah disimpan jika dikelola dengan tepat.
Di laboratorium Indonesia, 3-Ethoxyacryloyl Chloride digunakan dalam penelitian dan pengembangan senyawa baru, terutama di bidang kimia organik dan farmasi. Bahan ini juga sering dipakai dalam proyek penelitian yang memerlukan sintesis senyawa dengan struktur tertentu, baik untuk keperluan akademik maupun industri.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaksi substitusi.
- Pembuatan bahan aktif farmakologis melalui reaksi adisi.
- Pengembangan material polimer dengan sifat tertentu.
- Penelitian kimia makanan untuk modifikasi struktur molekul.
- Pemrosesan senyawa kimia dalam bidang lingkungan untuk degradasi polutan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6191-99-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya dan udara. |
3-Ethoxyacryloyl Chloride harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta cahaya langsung. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan meminimalkan risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan.
—
