Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 34846-90-7

Methyl 3-Methoxyacrylate TCI M0995

Methyl 3-Methoxyacrylate TCI M0995

Identitas Kimia

No. CAS
34846-90-7
PubChem
CID 5323651·SID 87572972
Rumus molekul
C5H8O3
Berat molekul
116.11 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
methyl (E)-3-methoxyprop-2-enoate
SMILES
CO/C=C/C(=O)OC
InChIKey
AUTCCPQKLPMHDN-ONEGZZNKSA-N
Harga reguler Rp 823.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 823.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Methyl 3-Methoxyacrylate dengan nomor CAS 34846-90-7 adalah building block organik dari TCI yang termasuk golongan ester akrilat tersubstitusi gugus metoksi. Senyawa ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan awal sintesis di laboratorium kimia organik, khususnya ketika peneliti membutuhkan unit tiga karbon yang sudah membawa gugus ester sekaligus gugus eter vinilik dalam satu molekul. Kehadiran dua gugus fungsi yang berbeda reaktivitas ini menjadikannya perantara yang efisien untuk membangun kerangka molekul yang lebih rumit tanpa perlu banyak tahap proteksi maupun deproteksi tambahan.

Karakteristik yang membuat bahan ini dipilih terletak pada pola elektronik ikatan rangkapnya. Gugus metoksi berperan sebagai pendonor elektron sementara gugus ester berperan sebagai penarik elektron, sehingga terbentuk sistem terpolarisasi yang membuat molekul mudah diserang nukleofil pada posisi tertentu secara terarah. Sifat inilah yang membuat senyawa ini kerap dipakai dalam reaksi adisi konjugat maupun reaksi siklisasi dengan nukleofil binukleofilik. Bentuknya yang berupa cairan pada kondisi laboratorium juga memudahkan penimbangan volumetrik, pemindahan dengan mikropipet atau syringe, serta pencampuran ke dalam sistem pelarut organik.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini umum ditemukan pada kelompok riset kimia organik sintesis di perguruan tinggi, laboratorium pengembangan bahan baku farmasi, serta unit penelitian industri agrokimia. Skala penggunaannya biasanya mulai dari percobaan optimasi kondisi reaksi dalam labu bulat kecil hingga sintesis bertingkat untuk keperluan publikasi dan pengajuan paten. Ketersediaan dalam dua ukuran kemasan membantu laboratorium menyesuaikan pembelian dengan ritme penelitian masing-masing.

  • Sintesis cincin pirimidin dan heterosiklik nitrogen lain, karena kerangka tiga karbon terpolarisasi ini mudah bereaksi dengan amidina atau urea membentuk cincin secara efisien.
  • Reaksi adisi Michael, sebab ikatan rangkap yang teraktivasi gugus ester menerima serangan nukleofil karbon, nitrogen, maupun belerang dengan regioselektivitas yang dapat diandalkan peneliti.
  • Pembuatan senyawa antara bahan aktif farmasi, mengingat gugus esternya dapat dihidrolisis atau ditransesterifikasi menjadi fungsi lain pada tahap sintesis lanjutan.
  • Riset bahan aktif pelindung tanaman, karena banyak kerangka agrokimia modern dibangun dari perantara akrilat tersubstitusi yang menyediakan titik percabangan molekul sekaligus.
  • Latihan praktikum kimia organik lanjut, sebab reaksinya berlangsung pada kondisi yang relatif sederhana sehingga cocok memperkenalkan konsep adisi konjugat kepada mahasiswa.

Merek TCI
Nomor CAS 34846-90-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 mL dan 500 mL
Bentuk fisik cairan organik
Penyimpanan simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, percikan api, serta bahan pengoksidasi kuat. Gunakan wadah asli dari produsen selama memungkinkan agar mutu bahan terjaga, dan hindari memindahkan ke wadah plastik yang tidak tahan pelarut organik. Seluruh penanganan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam dengan mengenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Tutup kembali botol segera setelah pengambilan untuk mencegah penguapan maupun kontaminasi kelembapan udara.

  • Tanaka dkk. (2000). Controlled Radical Polymerization of Captodative Substituted Methyl α-Methoxyacrylate with Captodative Substituted Morpholino Succinonitrile. Polymer Journal doi:10.1295/polymj.32.147

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.