4-Ethynyl-4'-propylbiphenyl adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Senyawa ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen penting dalam pengembangan senyawa baru, terutama dalam bidang organik dan farmakologi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun struktur molekuler yang lebih besar, seperti senyawa heterosiklik atau senyawa dengan aktivitas biologis.
Karakteristik utama dari 4-Ethynyl-4'-propylbiphenyl adalah struktur molekulnya yang kompleks dan keberadaan gugus etinil dan propil yang memberikan sifat reaktif dan fleksibilitas dalam reaksi kimia. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi, seperti reaksi coupling, substitusi, dan reaksi radikal bebas. Sifat ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian sintesis organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Ketersediaannya dalam bentuk kecil dan kemasan yang praktis memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.
- Dalam sintesis senyawa heterosiklik, senyawa ini digunakan sebagai bahan dasar untuk membangun struktur molekul kompleks.
- Sebagai bahan bantu dalam reaksi coupling yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan struktur molekul yang stabil.
- Dalam pengembangan senyawa farmakologis, senyawa ini berperan sebagai prekursor untuk senyawa dengan aktivitas biologis.
- Dalam penelitian material organik, senyawa ini digunakan untuk membangun struktur molekul yang memiliki sifat elektronik tertentu.
- Sebagai bahan uji dalam karakterisasi reaktivitas senyawa organik dalam berbagai kondisi reaksi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 360768-57-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan suhu tinggi. Karena sifat kimianya yang reaktif, wadah harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti kaca atau plastik yang tidak berpori. Dalam penggunaan, harus diperhatikan kehati-hatian dalam penanganan, terutama dalam proses pemanasan atau reaksi kimia. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
