Ethylene Glycol Di(m-tolyl) Ether (TCI E1335) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam industri farmasi dan sintesis organik, karena kemampuannya untuk berfungsi sebagai penghubung atau pengikat dalam struktur molekuler kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk membangun senyawa baru dengan struktur tertentu, seperti dalam sintesis senyawa heterosiklik atau senyawa dengan rantai kompleks.
Ethylene Glycol Di(m-tolyl) Ether memiliki struktur molekul yang stabil dan memiliki sifat kimia yang dapat diprediksi, sehingga memudahkan proses reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, seperti etil asetat atau aseton, yang mempercepat proses reaksi dan memudahkan pemisahan produk akhir. Karena sifat tersebut, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam berbagai eksperimen kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas yang terkendali.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya, kualitasnya yang terjamin, serta kecocokannya dalam berbagai aplikasi sintesis. Peneliti dan praktisi di Indonesia mengandalkan senyawa ini untuk mempercepat proses penelitian dan pengembangan produk baru.
Produk TCI terkait
- TCI B0698 111-76-2 Ethylene Glycol Monobutyl Ether
- TCI H0343 112-25-4 Ethylene Glycol Monohexyl Ether
- TCI E0514 2807-30-9 Ethylene Glycol Monopropyl Ether
- TCI E0504 34743-88-9 Ethylene Glycol Mono(4-bromophenyl) Ether
- TCI E0414 25909-66-4 Ethylene Glycol Bis[4-(ethoxycarbonyl)phenyl] Ether
- TCI E0354 7580-85-0 Ethylene Glycol Mono-tert-butyl Ether
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru karena kemampuannya sebagai bahan penghubung.
- Pembuatan senyawa dengan struktur kompleks dalam penelitian material karena sifat kimia yang stabil.
- Reaksi substitusi dalam sintesis organik karena kelarutan yang baik dalam pelarut organik.
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru dalam bidang farmasi karena kemampuannya untuk membentuk struktur molekuler yang relevan.
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa kompleks dalam bidang kimia murni.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 54914-85-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Ethylene Glycol Di(m-tolyl) Ether harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan perubahan sifat kimia. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung untuk memastikan keselamatan di laboratorium.
- Shakoor Shar dkk. (2023). Development of PLA/Lignin Bio-Composites Compatibilized by Ethylene Glycol Diglycidyl Ether and Poly (ethylene glycol) Diglycidyl Ether. Polymers doi:10.3390/polym15204049
- Santos dkk. (2018). Bulk dynamics of the thermoresponsive random copolymer of di(ethylene glycol) methyl ether methacrylate (MEO2MA) and oligo(ethylene glycol) methyl ether methacrylate (OEGMA). Polymer doi:10.1016/j.polymer.2018.06.041
- (1996). Thermo-responsive cellulose papers grafted with poly (di(ethylene glycol) methyl ether methacrylate). Journal of Bioresources and Bioproducts doi:10.21967/jbb.v1i3.42
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
