Ectoine adalah senyawa organik yang memiliki sifat eksositik dan digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi biokimia. Bahan ini digunakan dalam laboratorium untuk memperpanjang masa hidup sel, meningkatkan stabilitas enzim, dan melindungi sel dari stres lingkungan seperti kering, panas, atau radiasi. Sebagai bioaktif compound, Ectoine sering digunakan dalam penelitian bioteknologi, farmasi, dan mikrobiologi.
Ectoine memiliki sifat hidrofobik dan kemampuan untuk membentuk lapisan pelindung di sekitar sel, sehingga mampu menjaga keseimbangan air dalam lingkungan ekstrem. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan stabilitas biologis di bawah kondisi yang tidak ideal. Selain itu, Ectoine tidak bersifat toksik dan sangat stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Ectoine digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan mikrobiologi, bioteknologi, dan farmasi. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang memerlukan pengawetan sel atau peningkatan aktivitas enzim. Karena keberadaannya yang terbatas di pasar lokal, penggunaan Ectoine dari sumber yang terpercaya seperti AMI Scientific sangat penting untuk memastikan kualitas dan konsistensi hasil eksperimen.
- Penelitian tentang stabilitas enzim di lingkungan ekstrem
- Pengembangan produk kosmetik yang melindungi kulit dari stres lingkungan
- Penelitian mikrobiologi untuk meningkatkan ketahanan bakteri
- Pengujian biokimia untuk memperpanjang masa hidup sel
- Pengembangan farmakologi yang memerlukan senyawa stabil dan tidak toksik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 96702-03-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Bioactive Compounds |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya |
Ectoine harus disimpan dalam wadah kedap udara dan di tempat yang sejuk serta gelap untuk mencegah degradasi. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari atau suhu tinggi karena dapat memengaruhi kualitas bahan. Selama penyimpanan, pastikan wadah tetap tertutup rapat dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Dalam penggunaan, gunakan sarung tangan dan masker untuk menjaga keamanan.
- Orhan dkk. (2023). Optimization of ectoine production from Nesterenkonia xinjiangensis and one-step ectoine purification. Bioresource Technology doi:10.1016/j.biortech.2023.128646
- Jebbar dkk. (2005). Ectoine-Induced Proteins in Sinorhizobium meliloti Include an Ectoine ABC-Type Transporter Involved in Osmoprotection and Ectoine Catabolism. Journal of Bacteriology doi:10.1128/jb.187.4.1293-1304.2005
- Shaikhpour (2019). Anticancer and Apoptotic Effects of Ectoine and Hydroxyectoine on Non-Small Cell Lung Cancer cells: An in-vitro Investigation. Multidisciplinary Cancer Investigation doi:10.30699/acadpub.mci.3.2.14
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

![251992-66-2 4-(p-Tolylthio)thieno[2,3-c]pyridine-2-carboxamide - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510T3498_ff83aa00-e77d-4427-92df-ae99a39bd777.jpg?v=1772425406&width=533)
