Methyl Difluoro(fluorosulfonyl)acetate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa fluorinasi. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia yang memerlukan pembentukan struktur fluorinasi kompleks. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki sifat khusus, seperti aktivitas biologis atau stabilitas kimia tinggi.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dengan banyak atom fluorin yang memberikan sifat reaktivitas dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa fluorinasi yang digunakan dalam bidang farmasi, material, dan kimia analitik. Karena keunikan strukturnya, senyawa ini juga digunakan dalam penelitian untuk mengembangkan senyawa dengan sifat spesifik yang diinginkan.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti kimia dan farmasi untuk eksperimen yang memerlukan senyawa fluorinasi. Bahan ini juga relevan dalam pendidikan tinggi, khususnya dalam program studi kimia dan farmasi, sebagai bahan pembelajaran dan pengujian reaksi kimia.
- Sintesis senyawa fluorinasi untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia organik untuk pembentukan struktur kompleks
- Penelitian material dengan sifat khusus seperti hidrofobik
- Pengujian reaktivitas senyawa fluorinasi dalam lingkungan laboratorium
- Pembuatan senyawa intermediet dalam produksi bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 680-15-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Bahan cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas serta paparan cahaya langsung. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan. Karena sifat kimia yang reaktif, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan selalu terkunci untuk mencegah akses yang tidak diinginkan.
—
