2-Fluoro-5-methylbenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan substitusi fluor dan metilasi pada struktur aromatik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai blok pembangun (building block) yang sangat penting untuk pengembangan senyawa baru, termasuk obat-obatan, bahan kimia industri, dan senyawa fungsi.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis seperti esterifikasi, hidrolisis, dan reaksi substitusi. Karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, 2-Fluoro-5-methylbenzoic Acid menjadi pilihan yang ideal dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks.
Di Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang terkait dengan farmakologi, material kimia, dan kimia lingkungan.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 19
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa obat dengan struktur fluor dan metil
- Pengembangan bahan kimia industri seperti plastik dan bahan pelapis
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Pembuatan senyawa fungsi untuk aplikasi material
- Studi tentang efek substitusi fluor pada senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 321-12-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Fluoro-5-methylbenzoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan masker dan sarung tangan yang tepat sangat dianjurkan untuk meminimalkan risiko paparan.
—



